Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Pemkab HST Alokasikan Anggaran Milyaran Rupiah Untuk Bantuan Beras

- Apahabar.com Kamis, 11 Juni 2020 - 15:11 WIB

Pemkab HST Alokasikan Anggaran Milyaran Rupiah Untuk Bantuan Beras

Bupati Chairansyah didampingi Wakilnya, Berry Nahdian Forqan dan Kepala DLHP, A Yani menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat di halaman Kantor DLHP, Kamis (21/5). Foto-Wagiman for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) mengalokasikan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp6.124.581.738.

Anggaran milyaran rupiah itu dialokasikan untuk penyediaan beras jaringan sosial penanganan Covid-19. Total 689.695 kilogram untuk dibagikan kepada masyarakat HST yang terdampak akibat Covid-19.

Per Kepala Keluarga mendapatkan 10 kilogram beras. Penyalurannya dipercayakan kepada Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP).

“Penyedia beras ini adalah Gapoktan/Poktan di 11 kecamatan se-HST,” kata Kepala Dinas Pertanian, H Misradi dan Kepala DLHP, Ahmad Yani.

Pembagian beras kepada masyarakat yang terdampak pun sudah disalurkan mulai 21 Mei tadi.

Misradi menyampaikan, bantuan yang diserahkan pada hari pertama itu ditujukan untuk petugas kebersihan masjid atau marbot dan pasukan kuning, guru agama keliling dan ulama, guru di TKA, penarik becak, ojek, juru parkir, supir, penjual pentol hingga mualaf.

Saat itu, Bupati HST, HA Chairansyah dan Wakilnya, Berry Nahdian Forqan menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepasa masyarakat di halaman kantor DLHP.

H.A.Chairansyah mengharapkan bantuan beras itu bisa sampai pada masyarakat yang memang berhak menerimanya.

Diakui Chairansyah, bantuan-bantuan selama pandemi Covid-19 kerap memunculkan kisruh di masyarakat. Termasuk bantuan sosial dari Kemensos seperti PKH dan BST.

“Mungkin karena ada penjelasan yang belum cukup terkait bantuan ini, ada yang belum jelas atau belum tiba ke kita, tapi sudah kedengaran telinga masyarakat,” tutup Chairansyah.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hari Ini Kalsel Tambah 69 Kasus Positif Covid-19, 34 Pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Perkuat Kompetensi Pemangku Jabatan, Kemenkumham Kalsel Gelar Assessment Center

Kalsel

Wakil Ketua DPRD Kalsel Dapat Mobil Dinas Rp 1,8 M di Tengah Pandemi Covid-19

Kalsel

Update Corona 3 April: PDP Wafat di Kalsel Bertambah Lagi
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Keluarga Terimbas Banjir di Desa Selaru Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Program Wali Kota Banjarmasin Lahirkan 2.500 Wirausaha Baru
apahabar.com

Kalsel

Sasar Siring Laut, Srikandi KKSS Kotabaru Bagikan Masker Gratis
apahabar.com

Kalsel

Upaya Dini Polsek Martapura Kota Cegah Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com