Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Pemkab HST Alokasikan Anggaran Milyaran Rupiah Untuk Bantuan Beras

- Apahabar.com Kamis, 11 Juni 2020 - 15:11 WIB

Pemkab HST Alokasikan Anggaran Milyaran Rupiah Untuk Bantuan Beras

Bupati Chairansyah didampingi Wakilnya, Berry Nahdian Forqan dan Kepala DLHP, A Yani menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat di halaman Kantor DLHP, Kamis (21/5). Foto-Wagiman for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Pemkab Hulu Sungai Tengah (HST) mengalokasikan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp6.124.581.738.

Anggaran milyaran rupiah itu dialokasikan untuk penyediaan beras jaringan sosial penanganan Covid-19. Total 689.695 kilogram untuk dibagikan kepada masyarakat HST yang terdampak akibat Covid-19.

Per Kepala Keluarga mendapatkan 10 kilogram beras. Penyalurannya dipercayakan kepada Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan serta Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP).

“Penyedia beras ini adalah Gapoktan/Poktan di 11 kecamatan se-HST,” kata Kepala Dinas Pertanian, H Misradi dan Kepala DLHP, Ahmad Yani.

Pembagian beras kepada masyarakat yang terdampak pun sudah disalurkan mulai 21 Mei tadi.

Misradi menyampaikan, bantuan yang diserahkan pada hari pertama itu ditujukan untuk petugas kebersihan masjid atau marbot dan pasukan kuning, guru agama keliling dan ulama, guru di TKA, penarik becak, ojek, juru parkir, supir, penjual pentol hingga mualaf.

Saat itu, Bupati HST, HA Chairansyah dan Wakilnya, Berry Nahdian Forqan menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepasa masyarakat di halaman kantor DLHP.

H.A.Chairansyah mengharapkan bantuan beras itu bisa sampai pada masyarakat yang memang berhak menerimanya.

Diakui Chairansyah, bantuan-bantuan selama pandemi Covid-19 kerap memunculkan kisruh di masyarakat. Termasuk bantuan sosial dari Kemensos seperti PKH dan BST.

“Mungkin karena ada penjelasan yang belum cukup terkait bantuan ini, ada yang belum jelas atau belum tiba ke kita, tapi sudah kedengaran telinga masyarakat,” tutup Chairansyah.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com, wakil bupati, hulu sungai tengah

Kalsel

Menanti Dukungan, Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pegunungan Meratus Jadi Atensi
apahabar.com

Kalsel

Pilkada Banjarmasin, Diusulkan Rp32 M
apahabar.com

Kalsel

‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres
Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan

Kalsel

Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan
apahabar.com

Kalsel

Ditambah Marabahan, Cuma Dua Puskesmas Paripurna di Kalsel

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Positif 14 Orang, Sembuh 6
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi di Banjarmasin, Kapolda Kalsel Turun Langsung Bagikan Masker
apahabar.com

Kalsel

Hasil Swab Masif di Batola, Penyebaran Covid-19 di Bawah Ambang Batas Aman
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com