Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Penganiayaan di Plaza Amuntai, Residivis Pembunuhan Diamankan

- Apahabar.com Jumat, 5 Juni 2020 - 16:05 WIB

Penganiayaan di Plaza Amuntai, Residivis Pembunuhan Diamankan

Polisi mengamankan Haris Setiawan yang tak lain suami siri korban. Foto-Istimewa

apahabar.com, AMUNTAI – Melliany Meka Sari alias Meka (40) menjadi korban penganiayaan suaminya sendiri.

Warga Jalan Keramat RT 02, Desa Tangga Ulin Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara itu dianiaya pada Kamis (4/6) sore kemarin.

Sekira pukul 17.00, korban dianiaya oleh Haris Setiawan tak lain suami sirinya sendiri. Akibatnya, korban alami luka lebam di wajah akibat hantaman tangan kosong pelaku.

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama temannya, Ella, duduk santai di belakang Plaza Pasar Modern Amuntai.

Tiba-tiba dari arah belakang pelaku datang dan langsung memukul wajah korban dengan tangan kosong.

Tak hanya sekali, namun berkali-kali hingga korban alami luka lebam. Melihat kejadian tersebut, Ella mencoba membawa kabur korban untuk menghindari amukan pelaku.

Sempat lari hingga belakang ruang mesin gedung plaza amuntai, korban yang berhasil dikejar pelaku, kembali mendapat penganiayaan.

Merasa tidak terima, korban akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolres Hulu Sungai Utara, usai kejadian.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas akhirnya melakukan penangkapan kepada pekerja serabutan itu di salah satu rumah di Jalan Rakha Nomor 11 RT 01, Desa Pamintangan, Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kapolres HSU AKBP Pipit Subiyanto melalui Kasat Reskrim Iptu Kamarudin kepada apahabar.com menduga penganiayaan itu dilatari masalah ekonomi.

“Selama ini pelaku tidak memberi nafkah kepada korban. Korban kemudian curhat masalah rumah tangga ini kepada temannya. Pelaku yang mengetahui perbuatan istrinya, marah hingga terjadilah penganiayaan tersebut,” ucap Iptu Kamarudin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara diatas 2 tahun.

“Pelaku ini merupakan seorang residivis kasus pembunuhan tahun 2003. Dia bebas tahun 2013 silam,” pungkas Kamarudin.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Eddy Andriyanto - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

KPU Beber Hasil Sidang Asusila Oknum KPU Banjarmasin

Kalsel

Bertambah, Jumlah Positif Corona di Kalsel Dilaporkan Jadi 5 Orang
apahabar.com

Kalsel

1 Pengidap Covid-19 Asal Tanah Bumbu Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Kenalkan Wajah Baru, Gramedia Q Mall Luncurkan Promo Gila-gilaan
apahabar.com

Kalsel

Peringkat 2 di Kalsel, Kasus HIV/AIDS di Tanbu Memprihatinkan
apahabar.com

Kalsel

2 Hari Tak Keluar, Kakek di Martapura Ditemukan Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1007 Banjarmasin Gelar Sosialisasi P4GN dan Tes Urine Anggota
apahabar.com

Kalsel

1.434 Orang Lulus SNMPTN ULM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com