Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Percayakan Pada Selembar Kartu, Arsyad Punya Cerita Persalinan Istrinya

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 17:26 WIB

Percayakan Pada Selembar Kartu, Arsyad Punya Cerita Persalinan Istrinya

Arsyad, penerima manfaat JKN-KIS melalui PBI-D HST. Foto-Reza for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Tepat akhir April lalu, buah hati ketiga Arsyad lahir. Kebahagiannya terpancar lantaran anaknya dilahirkan dengan normal di RSUD H Damanhuri Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST).

“Alhamdulillah persalinannya lancar di rumah sakit, administrasinya mudah, gratis tidak ada bayar apa-apa,” ujar dia saat mengurus pendaftaran kepesertaan anaknya di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai baru-baru ini.

Ya, Arsyad dan keluarganya terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia termasuk ke dalam Peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBI-D).

Manfaat menjadi peserta JKN, memang dirasakan pedagang ikan ini lantaran mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari daerahnya yang berpredikat Universal Health Coverage (UHC).

“Tentunya bersyukur kartu itu dibagikan sesaat menjelang kelahiran buah hati. Pelayanan ketika itu baik, walau tak ada pungutan biaya sekalipun,” aku Arsyad.

Arsyad jugab mengaku puas dengan pelayanan administrasi kepesertaan anaknya yang baru lahir itu di BPJS Kesehatan. Sekalipun di tengah pandemi Covif-19 saat ini.

“Cepat saja daftarnya, semuanya pakai Protokol Pencegahan Covid,” kata Arsyad.

Merasakan pelayanan Program JKN-KIS yang baru dirasakan beberapa bulan ini, Arsyad menganggap program tersebut akan menjadi harapan banyak orang.

Pasalnya, selain sangat membantu masyarakat banyak, pelayannya pun sangat baik.
“Tidak seperti berita miring yang terkadang saya jumpai. Saya merasakannya sendiri bukan mempercayai opini masyarakat yang negatif,” terang Arsyad.

Lanjut Arsyad, jika masih ada yang belum percaya dengan JKN-KIS berarti masih belum paham saja. Usulnya orang seperti itu perlu diberikan sosialisasi lebih lanjut.

Melihat manfaat yang didapat dan kepuasannya terhadap layanan yang ada, Arsyad berharap sudah sepatutnya program JKN itu terus ada.

“Program ini sangat membantu, sudah pasti saya berharap programnya jalan terus dan pelayanannya konsisten baik bahkan bisa lebih baik lagi,” harap Arsyad.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: HN Lazuardi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Cerita Sutinah Tentang Aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Barabai

Beranjak dari Pengalaman, Kepala Perusahaan Ini Daftarkan JKN-KIS Karyawannya
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Kismani Kantongi JKN-KIS, Tak Berarti Kesehatan Jadi Nomor Dua
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Prinsip Gotong Royong, GESEDURI BPJS Kesehatan Barabai Terus Berlanjut
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Simak Perinciannya
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Di Tengah Pandemi, Penarik Becak Asal HST Andalkan Kartu Sakti
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Manfaatkan JKN, Dipta Klaim Kacamata Baru
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Wajibkan Kepesertaan JKN-KIS, Warning Bagi Badan Usaha Tak Patuh di Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com