Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Perlu Tambahan Cartridge, RSUD Hasan Basry Upgrade Alat Pendeteksi HIV Jadi Pendeteksi Covid-19

- Apahabar.com     Rabu, 24 Juni 2020 - 11:34 WITA

Perlu Tambahan Cartridge, RSUD Hasan Basry Upgrade Alat Pendeteksi HIV Jadi Pendeteksi Covid-19

RSUD Hasan Basry, Kandangan. Foto-net

apahabar.com, KANDANGAN – RSUD Brigjend H Hasan Basry (BHHB) Kandangan mengupgrade alat pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV) maupun Tuberkolosis (TB) menjadi alat khusus Covid-19.

Direktur utama RSUD BHHB Kandangan, Dr Hj Rasyidah mengakui sekitar satu pekan ini pihaknya sudah punya mesin Tes Cepat Molekuler (TCM), yaitu salah satu alat untuk mengecek apakah pasien yang menjalani isolasi terkonfirmasi Covid-19 atau tidak.

Pemeriksaan TCM itu dilakukan dengan menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Tes itu akan mengidentifikasi Ribonucleic Acid (RNA) pada Covid-19.

“Alatnya dari kami, sedangkan cartridge dari Kementerian Kesehatan RI,” ujar Dokter Rasyidah pada apahabar.com, Rabu (24/6).

TCM itu, jelas Dokter Rasyidah, sebenarnya dipakai untuk pemeriksaan HIV maupun TB. Karena saat ini sangat diperlukan pemeriksaan cepat, maka cartridge TCM itu diupgrade untuk pemeriksaan Covid-19 dalam melakukan pemeriksaan Swab terhadap pasien yang terindikasi terpapar virus Corona.

“Peruntukan TCM itu nantinya untuk pasien PDP yang dirawat di RSUD BHHB Kandangan. Untuk mempercepat diagnose, kami baru dapat 60 cartridge dari Kemenkes dan sudah dipakai untuk Swab evaluasi pasien,” jelasnya.

Saat ini, pihak Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 HSS sudah mengajukan permintaan cartridge TCM khusus Covid-19 itu.

“Mudah mudahan diberi (Kemenkes),” ujarnya.

Dokter Rasyidah sangat mengharapkan alat khusus itu agar apabila ada PDP yang masuk RS, nantinya akan lebih cepat terkonfirmasi, sehingga waktu perawatan juga akan lebih cepat dan pasien yang sebelumnya menjalani isolasi tidak harus menunggu lama untuk menunggu hasil Swab.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Tri Ibadah, Tawarkan Kemudahan Komunikasi pada Calon Haji Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

Diet Populer 2019, Keto, Telur hingga Ala IU
apahabar.com

Tak Berkategori

Usai Membunuh, Pelaku: “Sudah Puas Saya Mencincangnya”
apahabar.com

Tak Berkategori

Begini Cara Menentukan Arah Kiblat
apahabar.com

Tak Berkategori

Bekraf Ajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Syariah di Banjarmasin
SE Kemenhub

Tak Berkategori

Dear CPNS Banjarmasin! Machli Riyadi Sebut Hasil Antigen Berlaku 3X24 Jam
apahabar.com

Tak Berkategori

Jelang Lebaran, Nasabah Pegadaian Tebus Emas Mereka
apahabar.com

Tak Berkategori

Simpan 845 Butir Pil Dextro di Bawah Kandang Ayam, IS Diringkus Anggota Polsek Bakarangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com