ga('send', 'pageview');
Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker Terungkap, Dugaan Kebakaran di PAUD Aisyiyah Banjarmasin Karier Mengilap Kasat Reskrim Kotabaru: Tempur Melawan OPM Kerugian Banjir Pelaihari Sentuh Miliaran Rupiah! Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Kalsel Berbalas Konsolidasi Digital




Home Ekbis

Kamis, 4 Juni 2020 - 13:40 WIB

Pertamina Didorong Selesaikan Proyek Kilang Minyak di Balikpapan

Ant - Apahabar.com

Pekerja melintas di area pembangunan proyek Refinery Development Master Project (RDMP) Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur. Foto-Antara

Pekerja melintas di area pembangunan proyek Refinery Development Master Project (RDMP) Refinery Unit V Balikpapan, Kalimantan Timur. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) didorong untuk menyelesaikan proyek-proyek strategis terutama di kawasan Indonesia bagian timur.

“Ini penting karena sebagai salah satu upaya untuk penyetaraan harga BBM. Selain itu lapangan kerja juga terbuka, sehingga ekonomi warga bisa meningkat,” kata Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, Kamis (4/6).

Salah satu contohnya, kata dia, proyek strategis nasional yaitu proyek pembangunan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Kalau dilihat dari aspek sosialnya tentu proyek ini menjadi salah satu poin untuk menyejahterakan masyarakat kawasan timur Indonesia,” katanya.

Haris pun mendukung langkah Pertamina yang terus fokus dalam proyek ini meski Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19.

Proyek tersebut juga diarahkan untuk menjaga ketahanan energi nasional khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Baca juga :  Rupiah Berpotensi Tertekan Hari Ini, Dipicu Tinggi Kasus Covid-19

Sebelumnya, Pertamina sempat melaporkan proyek tersebut berjalan sesuai rencana dengan progress telah mencapai 16,32 persen di tengah pandemi.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan progress RDMP Balikpapan saat ini masih sesuai target meskipun dalam pelaksanaan pengerjaannya harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Megaproyek RDMP dan GRR merupakan proyek strategis nasional yang telah ditetapkan untuk terus dijalankan di tengah pandemi serta fluktuasi harga minyak mentah dan kurs rupiah terhadap dollar. Proyek ini penting untuk memastikan ketahanan dan kemandirian energi nasional dapat segera terwujud,” ujar Fajriyah.

Dia menuturkan progress RDMP Balikpapan per 17 Mei 2020 meliputi empat pekerjaan yakni engineering (6,05 persen), Procurement (5,85 persen), Construction (4,38 persen), dan Commissioning (0,03 persen), sehingga secara keseluruhan mencapai 16,32 persen.

Baca juga :  Wow, Indonesia Punya Potensi Energi Terbarukan 442,4 GW

Proyek RDMP dan GRR secara keseluruhan, tambah Fajriyah, saat ini mempekerjakan sekitar 5.000 tenaga kerja di mana mayoritas di RDMP Balikpapan.

Pada umumnya pekerja di RDMP Balikpapan berasal dari pekerja lokal, sehingga pihaknya harus terus menjaga keberlangsungan proyek ini agar ekonomi masyarakat di wilayah operasi bisa terus tumbuh dan bergerak maju.

Menurut Fajriyah, RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari serta meningkatkan kualitas produk BBM dari setara Euro II menjadi setara Euro V.

Proyek RDMP Balikpapan juga disinergikan dengan pembangunan New Crude Lawe-Lawe Tankage Facility dengan kapasitas penyimpanan sebesar 2 juta barel. (Ant)

 

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Tetapkan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun Hingga 16%, Berlaku 15 Mei 2019
apahabar.com

Ekbis

Data Ekonomi Global Membaik, Rupiah Berpotensi Menguat Tipis
apahabar.com

Ekbis

Pelatihan Online, UMKM Tetap Produktif di Tengah Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Kenali MyBrand, Situs Jualan Makanan Online Baru
apahabar.com

Ekbis

Selasa Pagi, Rupiah Loyo ke Level Rp 14.338 per Dolar AS
apahabar.com

Ekbis

Biar Tak Boros, Mau Tau Caranya?
apahabar.com

Ekbis

Corona Efek, Harga Minyak Naik Tipis
apahabar.com

Ekbis

Siasat Disperindag Banjar Atasi Meroketnya Harga Si Melon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com