Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Perum Bulog Siap Salurkan Beras untuk 10 Juta Keluarga Terdampak Pandemi

- Apahabar.com Selasa, 23 Juni 2020 - 15:34 WIB

Perum Bulog Siap Salurkan Beras untuk 10 Juta Keluarga Terdampak Pandemi

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso. Foto-Republika/Dedy D Nasution

apahabar.com, JAKARTA – Perum Bulog siap menyalurkan kembali beras bantuan sosial dari presiden sebanyak 900 ribu ton untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) secara nasional untuk meringankan warga yang terdampak pandemi COVID-19.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan bantuan paket beras sebanyak 15 kg yang merupakan program Kementerian Sosial tersebut akan disalurkan hingga akhir Desember 2020.

“Setelah sukses dengan Jabodetabek kali ini di seluruh Indonesia. Bulog ternyata masih diberikan kepercayaan karena masih dapat penugasan dari pemerintah melalui Kementerian Sosial,” ujarnya di Jakarta, Selasa (23/6).

Dia menegaskan, beras sebanyak 900 ribu ton tersebut akan disalurkan dalam dua tahap yakni 450 ribu ton untuk 3 bulan ke depan dan 3 bulan selanjutnya 450 ribu ton lagi hingga akhir tahun.

Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu menyebutkan stok beras yang dimiliki Perum Bulog sebanyak 1,4 juta ton, sehingga bisa dipastikan bahwa pasokan kebutuhan pangan untuk masyarakat aman tanpa harus mengimpor.

“Asumsi kebutuhan beras nasional sampai Desember kita harusnya cukup tidak sampai impor. Termasuk dengan faktor cuaca juga sudah bisa kita sikapi,” katanya.

Sebelumnya, Perum Bulog sudah menyalurkan bantuan presiden berupa paket beras sebanyak 25 kg di area Jakarta, Bogor, Tengerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang dilakukan pada dua tahap.

Tahap pertama pada periode 5-22 Mei 2020 sebanyak 1,45 juta paket dengan total beras sebanyak 36.440 ton.

Sementara, tahap kedua periode 1-15 Juni 2020 dengan jumlah paket yang dibagikan sebanyak 1,86 juta dengan total beras 46.546 ton.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Berkunjung ke Jateng, Jokowi Tinjau Posko Penanganan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Bakal Dibuka Menkominfo, Riau Tuan Rumah Munas JMSI
apahabar.com

Nasional

Ketinggian Banjir di Bekasi Capai 2 Meter
apahabar.com

Nasional

Kapolda Semangati Polisi di Lokasi Longsor Penambangan
apahabar.com

Nasional

Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Meninggal Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Contact Center PLN Raih 22 Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia
apahabar.com

Nasional

SBY Percaya Polisi akan Tuntaskan Kasus Perusakan Atribut Demokrat
VIRAL: Diduga Bobol ATM, WN Malaysia Ditangkap di Banjarmasin

Nasional

Diduga Bobol ATM, WN Malaysia Ditangkap di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com