Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Pilkada 2020 di Tengah Pandemi, KPU Banjarbaru Beberkan Gambaran Prosesnya

- Apahabar.com Jumat, 26 Juni 2020 - 15:32 WIB

Pilkada 2020 di Tengah Pandemi, KPU Banjarbaru Beberkan Gambaran Prosesnya

Ketua KPU Kota Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat. Foto-net

apahabar.com, BANJARBARU – Penyelenggaran Pilkada 2020 akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yakni digelar di tengah pandemi Covid-19. Skema pemilihan atau pencoblosan pun mulai dirancang dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ketua KPU Kota Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat mengatakan aturan pelaksanaan pemilihan ini masih dalam tahap penggodokan atau masih dirancang. Belum diundang-undangkan dalam Peraturan KPU (PKPU).

“Cuma melihat dari rancangannya untuk saat pencoblosan nanti semua menggunakan atau menerapkan protokol kesehatan baik itu petugas KPPS maupun pemilih itu akan menggunakan protokol kesehatan,” ujarnya kepada apahabar.com, Jumat (26/6) siang.

Alat pelindung diri atau APD pun sudah disiapkannya misal untuk petugas seperti masker, sarung tangan sekali pakai. Sedangkan untuk pemilih diminta menggunakan masker sendiri namun APD lain seperti sarung tangan dan disinfektan disiapkan.

“Kami akan menyediakan juga sarung tangan untuk pemilih, setiap peralatan yang terjadi kontak (fisik) akan disterilkan dengan semprotan disinfektan. Semua pintu masuk dan pintu keluar disediakan tempat cuci tangan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, akan ada pembatasan sosial atau physical distancing di ruang pemilihan. Di mana pemilih akan dibagi waktunya agar tidak terjadi antrian atau penumpukan.

“Jadi tidak semua yang datang berkumpul boleh semua masuk. Semua diatur ada batasan tertentu sehingga ruang untuk menunggu itu bisa diterapkan social distancing-nya,” tambah Hegar.

Bahkan, bebernya pemilih yang datang namun dalam kondisi tidak fit juga telah disiapkan bilik tersendiri namun masih dalam satu lokasi pemilihan.

“Jika pemilih yang datang dalam kondisi tidak enak badan atau demam, tetap dilayani cuma kami menyediakan bilik khusus untuk mencoblos jadi tidak menggunakan bilik umum tapi tetap dilokasi yang sama,” bebernya.

Sekelumit gambaran tata cara pemilihan umum tadilah yang saat ini masih dirancang. Dan segera di regulasikan.

“Jadi rancangannya itu, nanti kita tunggulah regulasinya, nanti disitu akan dijelaskan secara teknis,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Guru Zuhdi Tutup Usia, PWNU Kalsel Instruksi Warga Nahdliyyin Salat Gaib di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Dinsos Kalsel Sebut Program Keluarga Harapan Tepat Sasaran
apahabar.com

Kalsel

Stok Masker dan Obat-obatan di Tanbu Aman
apahabar.com

Kalsel

Kunjungan Danrem 101/Antasari di Makodim Tanbu Disambut Kegiatan Bakti Sosial
apahabar.com

Kalsel

Dampak Tiket Pesawat Mahal Belum Terasa di Terminal Pal 6
apahabar.com

Kalsel

Harapkan Kemajuan Olahraga di Kalsel, FKIP UNISKA Gelar Kuliah Umum
apahabar.com

Kalsel

Kasus Pencabulan di Limpasu, Santriwati Pinta Hukuman Seberat-beratnya
Dewan Ingin Pembayaran Pajak Kendaraan di Kalsel Terlayani Baik

Kalsel

Dewan Ingin Pembayaran Pajak Kendaraan di Kalsel Terlayani Baik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com