Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Pilwali Banjarmasin, Menimbang yang Ideal Dampingi Haris Makkie

- Apahabar.com Minggu, 21 Juni 2020 - 20:04 WIB

Pilwali Banjarmasin, Menimbang yang Ideal Dampingi Haris Makkie

Abdul Haris Mekkie, calon kuat maju di Pilkada Banjarmasin. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Konstelasi politik pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 Banjarmasin diprediksi akan berlangsung sengit. Nama Sekretaris Daerah Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie digadang akan menjadi sosok penantang kuat sang incumbent, Ibnu Sina.

Sejumlah partai besar telah melirik Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalsel tersebut. Sebut saja seperti Golkar, PDIP, PAN dan Partai NasDem.

Namun yang menjadi bargaining position bukan siapa musuh Abdul Haris Makkie, melainkan siapa pendampingnya di Pilwali Banjarmasin 2020.

“Yang menjadi bargaining justru siapa pendamping Haris Makkie, sebab masing-masing partai ingin mengusung nama untuk menempati posisi calon wakil wali kota,” ucap Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM, Faturahman Kurnain kepada apahabar.com.
Menurut dosen muda ini, terdapat beberapa syarat penentuan sang pendamping Abdul Haris Makkie.

Pertama, diterima oleh seluruh partai koalisi pengusung dan dianggap mampu merepresentasikan anggota parpol koalisi. Kedua, bakal calon wakil wali kota harus diterima publik. Sebab jangan sampai salah pilih pasangan.

“Justru akan menurunkan elektabilitas Haris Makkie,” tegas dosen berambut pelontos.

Kemudian, sang pendamping harus mampu melengkapi ketokohan Abdul Haris Makkie, baik dari latar belakang sosial, budaya, profesi, ekonomi, politik dan lain-lain.

“Sangat tidak efektif dalam mendongkrak perolehan suara, jika memiliki basis identitas yang sama dengan Haris. Sehingga tumpang tindih irisan latar belakang identitas perlu dihindari,” bebernya.

Ia berdalih, pilkada Banjarmasin akan berlangsung seru. Masing-masing bakal calon memiliki keunggulan berbeda. “Politics is the art of possibilities. Tidak ada yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Sebelumnya, PDIP – Golkar lebih dahulu berencana akan mengusung Abdul Haris Makkie di Pilkada Banjarmasin Desember 2020 nanti.

Di internal Golkar, terdapat dua nama kader yang digadang kuat bakal mendampingi Abdul Haris Makkie pada pesta demokrasi lima tahunan tingkat daerah itu. Mereka adalah putra tokoh masyarakat Kalsel, H Yuni Abdi Nur Sulaiman dan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Hj Ananda.

Tak hanya itu, PAN juga turut menyatakan sikap untuk mendukung Abdul Haris Makkie di Pilkada nanti.
Begitu pula Partai NasDem yang sebelumnya mendukung Habib Banua, kini menjatuhkan pilihan kepada Abdul Haris Makkie.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Dampingi SHM-MAR Kampanye di Tanbu, Kepala BKPM RI Cuti
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarbaru: Klaim 19 Ribu Dukungan, Penantang Kian Pede
apahabar.com

Politik

Bawaslu Banjarmasin Gelar Rapat Koordinasi, Peserta Pilkada Diminta Tak Langgar Aturan Kampanye
apahabar.com

Politik

Pilkada Banjarbaru: Alasan Ovi-Iwansyah Yakin Berjodoh dengan PKB

Politik

Pilwali Banjarmasin 2020: Hj Ananda–Mushaffa Siap Sukseskan Kampanye Damai dan Sehat
apahabar.com

Politik

TKD Jokowi-Amin Targetkan 75 Persen Suara di Tanbu

Politik

Kampanye di Desa Sungai Lembu, MHM: Yang Tua Belum Tentu Bisa Mengatur Pemerintahan
apahabar.com

Politik

Elite Partai Bertemu, Sinyal Koalisi Gerindra-Golkar di Pilgub Kalsel?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com