Klaim Adaro Reklamasi Lebih 100 Persen Lubang Tambang Dipertanyakan Jadi Sekolah Unggulan, Intip Sederet Program Almazaya Islamic School Banjarmasin Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin Tidak Mau Diisolasi di Palembang, 2 Peserta PTQ asal Kalteng Kabur Tak Buat Bingung, Dewan Kalsel Minta Informasi Satu Pintu Soal Aktivitas Mudik

Pimpinan MPR Sepakat Tunda Pembahasan RUU HIP

- Apahabar.com Jumat, 19 Juni 2020 - 05:30 WIB

Pimpinan MPR Sepakat Tunda Pembahasan RUU HIP

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (kiri) saat memimpin Rapat Pimpinan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Pimpinan MPR RI akhirnya mengambil sikap terkait pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo menyebutkan pihaknya sepakat proses pembahasan itu dituda.

“Pimpinan MPR mendorong Pemerintah untuk memanfaatkan waktu penundaan ini untuk memberikan sosialisasi dan penjelasan kepada masyarakat luas tentang hal-hal yang menjadi kebutuhan hukum apa yang sebenarnya dibutuhkan bangsa Indonesia,” kata Bamsoet usai memimpin Rapim MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (18/6).

Dia menjelaskan sikap MPR adalah bahwa yang sebenarnya dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini sebuah undang-undang teknis yang berfungsi untuk mengatur bagaimana caranya negara melaksanakan fungsi dan tugas Sosialisasi dan Pembinaan Ideologi Pancasila oleh BPIP dan juga MPR RI.

Hal itu menurut dia bukan mengutak-atik lagi soal Pancasila sebagai ideologi yang telah menjadi konsensus kebangsaan dan kesepakatan para pendiri bangsa karena untuk urusan ideologi tidak boleh ada keragu-raguan.

“Diperlukan ketegasan sikap, jiwa patriot dan nasionalisme yang teguh untuk menutup pintu rapat-rapat bagi komunisme,” ujarnya.

Dia mengatakan, Pimpinan MPR meminta kepada Pemerintah dan DPR agar nama dan substansi hukum dari RUU HIP jika ingin diteruskan pembahasannya, harus diubah dan kembali kepada tujuan awal dan kebutuhan hukum tentang tugas pembinaan ideologi Pancasila dengan nama RUU Pembinaan Ideologi Pancasila.

Langkah itu menurut dia juga dengan menghapus seluruh tafsir-tafsir yang ada dalam pasal-pasal RUU tersebut yang telah menimbulkan polemik dan penolakan publik.

“Bila diperlukan, MPR akan menyiapkan usulan rancangan penyempurnaan RUU HIP menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila melalui pengkajian di Badan Pengkajian MPR RI,” katanya.

Bamsoet menjelaskan pimpinan MPR RI dalam waktu dekat akan melanjutkan melanjutkan Safari Kebangsaan ke berbagai tokoh bangsa, intelektual, cendekiawan, dan organisasi kemasyarakatan untuk menyerap sekaligus menguatkan solidaritas kebangsaan.

Hal itu itu menurut dia agar bisa memberikan kesejukan dan menjaga suasana kebatinan rakyat agar tak terus-menerus dirundung gonjang ganjing politik.

Selain itu menurut dia, rapat pimpinan MPR RI juga membahas berbagai persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI pada 16 Agustus 2020 di Gedung Nusantara.

“Diharapkan Presiden dan Wakil Wakil Presiden beserta pimpinan MPR, DPR dan DPD RI serta pimpinan lembaga tinggi lainnya bisa hadir secara fisik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu mengatakan dalam Rapim MPR RI tersebut juga dilakukan pematangan konsep pembentukan Majelis Syuro Sedunia yang digagas MPR RI.

Dia menilai, sampai saat ini belum ada forum yang memfasilitasi MPR yang ada di seluruh dunia dalam bertukar pikiran seputar konstitusi.

Menurut dia, kesuksesan pembentukan Majelis Syuro Sedunia tidak hanya akan membuat MPR RI mencatatkan “tinta emas” dalam pergaulan politik dunia, melainkan juga akan membuat nama Indonesia semakin terangkat dan diakui dunia.

Para Wakil Ketua MPR RI yang hadir dalam rapat pimpinan MPR RI tersebut antara lain Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Zulkifli Hasan, Hidayat Nur Wahid dan Arsul Sani.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sampai Hari Ini, Ribuan Jemaah Kalsel Sudah Pulang ke Tanah Air
apahabar.com

Nasional

Hasil Visum Polisi: Levie Alami Kekerasan Fisik sebelum Meregang Nyawa
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Kasus Positif Covid Banyak Ditemukan di Ruang Kerja
Ambil Paksa Jenazah

Nasional

Ngamuk, Puluhan Orang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Brebes
apahabar.com

Nasional

Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 Diprotes Partai Pendukung Pemerintah
apahabar.com

Nasional

Menangkan Jokowi, Sejumlah Lembaga Survei Dilaporkan ke Bareskrim
apahabar.com

Nasional

Pandemi Covid-19, Cak Lontong Hibur Ketum Hipmi Se-Indonesia

Nasional

VIDEO: Geram Dengan UU KPK, Hacker Indonesia Serang Situs Resmi Kemendagri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com