Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Kalsel

Kamis, 11 Juni 2020 - 14:50 WIB

Positif Covid-19, Cerita Lurah di Banjarmasin Jalani Karantina Mandiri

Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Warga kelurahan Sungai Bilu membantu Saugi selama menjalani isolasi mandiri di rumah. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Warga kelurahan Sungai Bilu membantu Saugi selama menjalani isolasi mandiri di rumah. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Nasib H Saugi Zulfikar berputar 180 derajat sejak dilaporkan terindikasi Covid-19.

Pria 55 tahun yang kerap beraktivitas di kantor, sekarang terpaksa harus berdiam diri di rumah.

Siapa sebenarnya Saugi? Dia seorang Lurah Sungai Bilu.

Selama pandemi, tuntutan profesi mewajibkannya berinteraksi dengan orang banyak. Termasuk mungkin orang tanpa gejala (OTG).

Tak ayal, ia pun turut terkonfirmasi positif virus menular asal Wuhan, China itu.

Sungai Bilu sudah ditetapkan Pemkot Banjarmasin sebagai salah satu wilayah atau kluster penularan Covid-19.

Beruntung, kediamannya berada di Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan. Ia pun menjalani isolasi mandiri di sana.
Kepada media ini, Saugi bercerita mengapa bisa sampai terinfeksi Covid-19.

Seingatnya, kala itu ia pernah mengunjungi pasien positif Covid-19 di kawasan Sungai Bilu.

Selang waktu sedikit saja, pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Walhasil pulang dari sana, beragam gejala Covid-19 seperti demam hingga flu dirasakannya.

Padahal selama kunjungan, ia bersama tim Puskesmas sudah menerapkan protokol kesehatan, yakni jaga jarak.

Baca juga :  Lapas Banjarmasin Terpapar Covid-19, Satu Positif dan 8 Reaktif

“Ya terkejut tiba tiba kok begini,” ujarnya.

Dari sana, ia langsung mengikuti rapid test. Waktu itu masih momen Ramadan.

Tes cepat tersebut beriringan dengan kedatangan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina ke Puskesmas Sungai Bilu untuk menyerahkan alat pelindung diri (APD).

Berselang sehari, Saugi diberitahukan oleh Camat Banjarmasin Timur bahwa dirinya reaktif dari hasil rapid test.

Fakta ini memaksa dirinya untuk mengisolasi diri secara mendiri di rumah. Nahasnya, sang istri yang berprofesi sebagai petugas medis di sebuah puskesmas pun ikut reaktif. Beruntung anak mereka sudah beda tempat tinggal.

Menginjak Idulfitri, Saugi menjalani pemeriksaan swab di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Surianyah. Hasilnya positif Covid-18.

“Ini masih menunggui hasil swab [kedua],” ucapnya.

Beruntung dari kejadian ini ia dan istri dibantu oleh warga setempat supaya kuat menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Terima kasih luar biasa atas bantuan warga karena sangat mempedulikan kami,” tegasnya.

Baca juga :  Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan

Dengan kondisi demikian, dirinya mengimbau warga Banjarmasin tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 sekalipun pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah berakhir.

“Pesan kepada warga untuk saat keluar rumah untuk tetap memakai masker dan menjaga jarak,” harapnya.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Selatan, Muhammad Yusrin sangat berterima kasih atas sikap yang ditunjukkan oleh warga terhadap Saugi.

“Kebanyakan orang takut dan pasti dikucilkan dari masyarakat, tapi dengan adanya sikap warga yang seperti ini tentunya dijadikan sebagai motivasi dan dorongan untuk semua. Warga yang divonis terinfeksi Covid-19 harus lebih kita semangati,” imbuhnya.

Menurutnya, sikap kepedulian masyarakat warga kelurahan Tanjung pagar tersebut bisa dijadikan contoh oleh Kecamatan lain di Kota Banjarmasin.

“Ayo masyarakat Banjarmasin saling gotong royong untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Orang yang terpapar Covid-19 atau yang sedang menjalankan isolasi mandiri di rumah jangan dikucilkan. Sebaiknya kita bisa lebih memperhatikan mereka dan selalu memberi semangat,” ajaknya.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kuota Belum Terpenuhi, Disdik Kota Banjarmasin Beri Tenggat Waktu Hingga Pertengahan Juli
apahabar.com

Kalsel

Harjad Batola, Paman Birin Sebut Noormiliyani Sebagai Srikandi
apahabar.com

Kalsel

Ombudsman Dukung Aplikasi LAPOR Pemkab Tala, Sukamta: Fokus Pelayanan UMKM
Cegah Covid-19, RZ Kalsel Kembali Disinfeksi Dua Mesjid di Banjarmasin

Kalsel

Cegah Covid-19, RZ Kalsel Kembali Disinfeksi Dua Mesjid di Banjarmasin  
apahabar.com

Kalsel

apahabar.com Resmi Terverifikasi di Dewan Pers
apahabar.com

Kalsel

150 Personil Polda Kalsel Jalani Tes Rapid Sebelum Donorkan Darah
apahabar.com

Kalsel

KPK Beri Tips Anti Korupsi di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Berharap Berkah Haul Guru Sekumpul, Wong Solo Bagikan 4.600 Nasi Kotak Gratis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com