Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Positif Covid-19 di Banjarmasin Kini Tembus 1.000 Kasus

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 18:10 WIB

Positif Covid-19 di Banjarmasin Kini Tembus 1.000 Kasus

Data sebaran kasus Covid-19 di Kalsel, Kamis (18/6). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARBARU – Kota Banjarmasin menduduki peringkat tertinggi kasus penularan Covid-19 di Kalimantan Selatan hingga Kamis (18/6).

Pemprov Kalsel melalui Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 sendiri melaporkan ada penambahan 118 kasus baru.

24 pasien positif di antaranya berasal dari Banjarmasin. Dengan demikian, hingga kini total seluruhnya menjadi 1.009 kasus Covid-19 di Banjarmasin.

Selain Banjarmasin, 118 kasus baru tadi terdiri dari 14 orang dari Kotabaru, 24 orang dari Banjar, 1 orang dari Barito Kuala, 2 orang dari Tapin, 2 orang dari Hulu Sungai Selatan, 10 orang dari Hulu Sungai Tengah, 10 orang dari Hulu Sungai Utara, 2 orang dari Tabalong, 12 orang dari Balangan dan 17 orang dari Banjarbaru.

Jika diakumulasikan seluruhnya positif Covid-19 di Kalsel jadi 2.326.

GTPP Covid-19 Kalsel menyebutkan 1.825 pasien positif di antaranya masih dalam perawatan, baik di rumah sakit maupun karantina secara khusus oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Perkembangan kasus Covid-19 Kalsel sore ini juga mencatat 15 pasien sembuh.

Ini terdiri dari 10 pasien karantina khusus Kotabaru, 1 pasien dari Banjar, 2 pasien dari Hulu Sungai Selatan dan 2 pasien dari Hulu Sungai Tengah. Seluruhnya menjadi 351 pasien yang telah dinyatakan bebas dari virus Corona.

Begitu pula dengan pasien positif yang meninggal dunia, dilaporkan kembali bertambah sebanyak 7 orang.

Seluruhnya adalah pasien dalam pengawasan (PDP) asal Banjarmasin yang meninggal dalam waktu berbeda yaitu pada 22 Mei, 25 Mei, 30 Mei, 31 Mei, 2 Juni dan 8 Juni.

Maka, dengan ini Kalsel telah mencatat terjadi 150 kasus kematian akibat Covid-19.

Sementara itu, pada periode yang sama jumlah PDP bertambah 15 pasien menjadi 280 PDP seluruhnya.
Sedangkan, orang dalam pemantauan (ODP) dilaporkan berkurang 51 orang dan tersisa sebanyak 825 ODP.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Haul Sekumpul, Makam Bakal Ditutup Sementara
apahabar.com

Kalsel

Bakti Sosial Hingga Sunatan Massal Meriahkan HUT Kodam VI Mulawarman
apahabar.com

Kalsel

Dengar Keluhan Desa Binaanya, Simak yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Penjual Miras dan Tuak yang Resahkan Banjarbaru Digaruk Pol PP
apahabar.com

Kalsel

Kodim 1008 Tanjung Gelar Tari Kreasi Daerah
apahabar.com

Kalsel

Pelajar NU Gelar Latihan Kader Muda se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Angkot di Kabupaten Banjar Nasibnya Kini, Makin Terpuruk Bersaing dengan Angkutan Online
apahabar.com

Kalsel

Camat Bansel Tunjuk Kasi Pem Sebagai Plt Lurah Basirih Selatan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com