BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Potensi Bisnis 5G, Pelanggannya Diprediksi 190 Juta Akhir 2020

- Apahabar.com Rabu, 24 Juni 2020 - 06:00 WIB

Potensi Bisnis 5G, Pelanggannya Diprediksi 190 Juta Akhir 2020

Ilustrasi aktivitas bekerja dari rumah. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Layanan 5G memang belum mendunia, namun menyimpan potensi bisnis luar biasa.

Ericsson memperkirakan jumlah pelanggan 5G di seluruh dunia mencapai 190 juta pada akhir 2020, dan 2,8 miliar pada akhir 2025.

Menurut Country Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper, pandemi Covid-19 mengubah kehidupan sehari-hari yang menyadarkan bahwa konektivitas sangat penting saat ini.

Dalam laporan “Ericsson Mobility Report,” Ericsson juga memperkirakan 5G dapat mencakup 21 persen pelanggan seluler pada 2025.

“Keberhasilan 5G tidak hanya diukur dari jumlah pelanggan yang tinggi, karena dampak dari teknologi ini pada akhirnya juga dinilai dari manfaatnya bagi masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Jerry Soper, dalam pertemuan virtual, Selasa (23/6).

Menurut Jerry, 5G, platform yang dibuat untuk inovasi karena teknologi ini, akan merumuskan ulang cara orang berinteraksi, cara masyarakat melakukan kegiatan sehari-hari, serta cara bisnis bekerja.

Ericsson melihat pertumbuhan jumlah pelanggan 5G di beberapa negara lain justru terus meningkat di tengah pandemi.

Hal ini mendorong Ericsson meningkatkan perkiraan pertumbuhan jumlah pelanggan 5G secara global hingga akhir 2020.

Dengan adanya pandemi saat ini, Ericsson melihat pentingnya digitalisasi dalam hal bisnis.

Sebab, konektivitas memungkinkan perusahaan terus terlibat dengan pelanggan serta melakukan transaksi bisnis secara online.

Selain itu, kombinasi 5G dan digitalisasi juga menciptakan peluang baru bagi penyedia layanan untuk memperluas bisnis mereka di luar konektivitas ke berbagai sektor, mulai dari perawatan kesehatan, otomotif hingga manufaktur.

“Jaringan 5G menawarkan kecepatan lebih tinggi, latensi sangat rendah, dan jangkauan luas tanpa batas, yang memungkinkan pengguna memiliki pengalaman cepat dan mulus, yang belum pernah mereka miliki sebelumnya,” ujar Ericsson Chief Technology Officer for Asia-Pacific, Magnus Ewerbring.

Pada tahap awal implementasi 5G, cara operator untuk mengatasi pertumbuhan data traffic yang sangat besar adalah dengan meningkatkan kapasitas jaringan, kecepatan, dan kualitas di wilayah metropolitan dengan peningkatan broadband seluler.

Seiring berjalannya waktu, menurut Magnus, inovasi 5G untuk bisnis yang baru dan menarik akan hadir bersama dengan penggunaan IoT yang akan semakin membuka peluang bagi operator.

“Kami pun percaya bahwa keamanan 5G akan memberikan kepercayaan yang memungkinkan sistem 5G dapat memenuhi kebutuhan sebagian besar use case,” ujar Magnus.

Ericsson memperkirakan nilai pendapatan tambahan dari layanan digitalisasi yang menggunakan teknologi 5G untuk penyedia layanan mencapai 41 miliar dolar AS pada 2030.

Saat ini, Ericsson memiliki lebih dari 93 perjanjian atau kontrak 5G komersial dengan penyedia layanan komunikasi berbeda, 40 di antaranya merupakan jaringan yang sudah menyediakan 5G secara langsung.(ant)

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin 

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Wajib Diketahui, Ini Empat Masalah Umum Mobil Matic

Gaya

Wajib Diketahui, Ini Empat Masalah Umum Mobil Matic
apahabar.com

Gaya

Kenali 10 Jenis Kurma dan Khasiatnya
apahabar.com

Gaya

Penggunaan Gawai Jadi Kebiasaan Baru, Simak Tips Dokter Mata
apahabar.com

Gaya

5 Langkah Pertolongan Pertama Ketika Luka
apahabar.com

Gaya

5 Cara Hindari Lonjakan Kolesterol Saat Rayakan Iduladha 1441 H
apahabar.com

Gaya

Ada yang Baru dari Realme 6
apahabar.com

Gaya

Tips Keselamatan Berkendaraan Saat Musim Hujan
apahabar.com

Gaya

Disebut Penyembuh Kanker Payudara, Kenali 3 Jenis Tanaman Bajakah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com