Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Pro Kontra Gowes di Tengah Pandemi, Bang Dhin Buka Suara

- Apahabar.com Senin, 29 Juni 2020 - 19:15 WIB

Pro Kontra Gowes di Tengah Pandemi, Bang Dhin Buka Suara

Gowes di tengah pandemi Covid-19 jadi gaya hidup untuk menjaga kebugaran. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Gowes menggeliat di tengah pandemi. Sayang hal itu menimbulkan pro dan kontra.

Sebagian orang menganggap bersepeda hal baik guna meningkatkan imun agar terhindar dari Covid-19. Namun menurut sebagian lainnya dapat membahayakan diri pesepeda itu sendiri.

Pasalnya, banyak ditemukan pesepeda yang menggunakan jalur kendaraan umum, dan tidak menggunakan atribut keamanan lengkap bersepeda.

“Banyak pesepeda yang menggunakan jalur kendaraan mobil dan motor, sekarang saya kalau di jalan kadang beriringan dengan pesepeda, kan itu membahayakan,” ujar salah seorang pengguna kendaraan bermotor, Jaka kepada apahabar.com, Senin (29/6) sore.

Bahkan katanya, tak sedikit pesepeda yang dilihatnya tidak menerapkan protokol Covid-19. “Mereka sering ngumpul pinggir jalan, ga pakai masker, ga ada sosial distancing,” ungkapnya.

Meski begitu, ia sendiri tak menampik jika bersepeda memang baik untuk kesehatan.

“Iya saya tau memang itu olahraga yang baik untuk kesehatan, tapi jangan juga bersepeda di tengah jalan umum yang rame-rame lagi, itu berbahaya. Apalagi kalau ga pakai helmnya,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu pesepeda, Eva Rizkiyana mengatakan untuk jangan melihat olahraga bersepeda saat ini dengan sebelah mata. Banyak hal positif yang bisa dipetik ketimbang negatifnya.

“Kita gak menampik sih kalau saat ini banyak pesepeda baru yang rata-rata belum ngerti ‘tata krama’ saat bersepeda. Ngambil jalur tengah dan sesukanya, kadang juga sampai jejer dua sampai tiga orang sekali jalan kalau gowes bareng,” ucapnya kepada media ini.

Padahal, lanjut Eva kalau di jalan sikap seperti itu tidak cuma bahaya buat diri sendiri tetapi juga mengganggu kelancaran lalu lintas. “Belum lagi risiko ketabrak dan jatuh yang bakal bahaya kalau gak pakai atribut lengkap pas kita lagi melanggar aturan,” lanjutnya.

Menurut Eva, bersepeda boleh, tapi juga harus taat aturan lalu lintas, degan gunakan jalur kiri. Yang terpenting katanya gunakan pakaian yang tepat, misalnya celana dan baju dari bahan kaos atau jersey.

“Soalnya gak sedikit pesepeda yang saya liat justru pakai baju santai pas olahraga. Padahal selain gak nyaman, itu juga bakal membatasi gerakan, yang akhirnya juga bahaya pas di jalan karena kita jadi gak luwes,” jelasnya.

Namun, diluar dari pesepeda yang kurang taat aturan mengenai jalurnya. Pengendara motor juga sering mengambil jalur pesepeda bahkan menjadikan jalur pesepeda sebagai tempat parkir. Untuk itu kesadaran diri masing masing adalah kuncinya.

Terkait pro kontra ini, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhammad Syaripuddin buka suara. Menurutnya bersepeda di tengah pandemi Covid-19 bukanlah hal negatif, dan tidak perlu dipermasalahkan.

“Bagus lagi jika pemerintah menyiapkan jalur khusus sepeda. Artinya kan ada wilayah yang tidak boleh ada yang boleh. Jadi ada jalur nya,” ucap pria yang akrab disapa bang Dhin ini.

Lebih lagi, katanya, jika olahraga bersepeda ini bekerjasama atau terkoneksi dengan pariwisata dengan dibuatkan rute jelas. “Ini olahraga yang positif saja, karena bagus untuk kesehatan, asal jaga jarak, dan bermasker,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Link Live Streaming Barito Putera vs PSM Makassar: Laskar Antasari Mencari Pelampiasan
Tumbang

Kalsel

Pohon dan Tiang Listrik di Kotabaru Tumbang, Nyaris Timpa Rumah Warga
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Pipa PDAM Bandarmasih Diperkirakan 3 Hari
apahabar.com

Kalsel

Petahana Kades Lasung Batu Kembali Unggul
apahabar.com

Kalsel

Kapolres Batola Serahkan Bantuan pada Warga terdampak Covid-19 di Wilayahnya
apahabar.com

Kalsel

Sertijab Kabagren dan Kasat Binmas di Polres Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Layanan Sosial, Mensos: 2021 PKH Jangkau Penderita TBC
apahabar.com

Kalsel

Peringati Hari Kartini, Pengendara Wanita Dapat Helm dan Bingkisan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com