ga('send', 'pageview');
Cerita Sukses Pemuda Kotabaru di Jepang dan Gaet Wanita Mualaf Ribuan Gram Sabu Gagal Edar, BNN Kalsel Diapresiasi Pusat Banjir di Pelaihari, Warga Diminta Waspada Hujan Susulan Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh Lagi, Covid-19 Renggut Nyawa Nakes di Puskesmas Banjarmasin




Home Kalsel

Rabu, 3 Juni 2020 - 12:49 WIB

PSBB Berakhir, Banjarmasin Perpanjang Darurat Covid-19

Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin resmi berakhir 31 Mei kemarin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin resmi berakhir 31 Mei kemarin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Pembatasan sosial berskala besar atau PSBB di Banjarmasin resmi berakhir.

Namun begitu, Ibu kota daripada Kalimantan Selatan kini beralih ke status tanggap darurat bencana Covid-19.

Surat Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020, serta, surat edaran terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah terbit. Isinya, tentang perpanjangan status tanggap darurat bencana.

“Dengan begitu, maka kepala daerah tak usah membuat surat penetapan tanggap darurat bencana,” ujar Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina kepada apahabar.com, Rabu (3/6).

Ibnu menerangkan keputusan ini akan berlaku sampai dengan dicabutnya status tanggap darurat oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Kepala daerah mengikuti saja dan akan berakhir ketika status itu dicabut oleh presiden,” tegasnya.

Baca juga :  BNN Pusat Apresiasi BNNP Kalsel Gagalkan Transaksi Narkoba Dalam Sepekan

Langkah demikian juga diambil setelah pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Banjarmasin resmi berakhir 31 Mei kemarin.

Ibnu bilang istilah ‘new normal’ hanyalah sebatas arahan Presiden RI dan instruksi Panglima TNI untuk daerah menerapkan dan melaksanakannya.

Namun dari segi aturan dan sebagainya, Ibnu mengakui belum tahu sepenuhnya.

Dalam situasi pandemi Covid-19, roda perekonomian diupayakan pemerintah pusat harus tetap berjalan dengan mengedepankan langkah-langkah pencegahan.

Kementerian Kesehatan RI telah menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi.

Kemenkes 328 itu, kata Ibnu, hanya mengatur soal perkantoran dan kegiatan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap kita jangan seolah bebas karena persyaratan normal baru grafik kasus virus Corona melandai,” ucapnya.

Baca juga :  Akses Terputus Akibat Banjir, Tala Bangun Jembatan Darurat

Ibnu menegaskan suasana maupun sikap disiplin selama PSBB masih akan diterapkan dalam status Tanggap Darurat Covid-19.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kalimantan Selatan masih terus meningkat hingga Selasa (2/6) sore.

Dari data hari ini, Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan (GTPP) Covid-19 dilaporkan penambahan 21 kasus baru di Kalsel.

Dengan adanya peningkatan kasus tersebut, kini total orang tertular virus Corona seluruhnya menjadi 969, yang mana 443 di antaranya berasal dari Banjarmasin.

Adapun kasus baru sore tadi disumbang 1 orang asal Banjar, 4 asal Tanah Bumbu, 1 dari Balangan, 3 dari Banjarbaru dan terbanyak yaitu 12 orang asal Banjarmasin.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tak Punya KIP, Orang Tua Siswa Pasrah Anaknya Gagal Masuk ke SMKN 5 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Momen Harganas, Memperkuat Hubungan Keluarga
Covid-19 Mewabah, LPKA Martapura Bebaskan Andikpas

Kalsel

Covid-19 Mewabah, LPKA Martapura Bebaskan Andikpas
apahabar.com

Kalsel

Doa Bersama, Tolak Bala Korban Kebakaran Belakang Pasar Sentra Antasari
apahabar.com

Kalsel

Resmi Jabat Wabup HST, Berry: Save Meratus
apahabar.com

Kalsel

Kisah Dokter Zainal: Disayang Warga, Dibuang ke Pulau Sembilan, Dewan Pasang Badan
apahabar.com

Kalsel

Sejuta Bakul Purun, Hari Ini Ribuan Disebar di 5 Pasar Tradisional
apahabar.com

Kalsel

Bikin Haru, Taruna-Taruni Asal Kotabaru Ini Hanya Anak Penjahit dan Buruh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com