BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Puluhan Karyawan RSUD Sultan Suriansyah Reaktif, dari Dokter hingga Sekuriti

- Apahabar.com Senin, 29 Juni 2020 - 15:08 WIB

Puluhan Karyawan RSUD Sultan Suriansyah Reaktif, dari Dokter hingga Sekuriti

Puluhan petugas medis dan karyawan di RSUD Sultan Suriansyah dilaporkan reaktif hasil rapid test terkait Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah belum berencana menutup pelayanan mereka.

Sekalipun 20 petugas medis dan karyawan mereka reaktif dari hasil rapid test terkait Covid-19.

Sebelumnya, puluhan pekerja di RSUD milik Pemkot Banjarmasin itu diketahui reaktif setelah Dinas Kesehatan melakukan tes cepat kepada mereka.

“Hasil reaktif agak lumayan 20 orang dari 200 pegawai yang dirapid test. Tapi ada juga petugas medis yang belum melakukan rapid,” ujar Direktur Utama RSUD, dr Sukotjo Hartono dihubungi apahabar.com, Senin (29/6).

Sukotjo memerinci latar belakang pekerja mereka yang reaktif dari hasil rapid test. Di antaranya, petugas medis yakni dokter dan perawat, satpam hingga petugas laundry.

Semuanya, lanjut dia, terpapar diduga karena melakukan interaksi dan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Petugas yang bersentuhan langsung pasien positif akan kita lakukan rapid test,” ucapnya.

Ditambahkan, petugas medis yang reaktif telah menjalankan pemeriksaan swab.

Walhasil saat ini mereka sedang dalam karantina mandiri di rumah masing masing. Menunggu hasil pemeriksaan sampel lendir keluar.

Namun dirinya tak menampik beberapa hasil PCR telah diketahui. Dominan, sebutnya, negatif Covid-19.

“Sisanya masih ada yang tertahan karena antrean sample swab banyak. Mudahan mudahan hasilnya negatif semua,” tuturnya.

Meski begitu, ia menyampaikan jika pelayanan kesehatan di RSUD Sultan Suriansyah akan tetap dibuka.

Sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19, RSUD di kawasan Kelayan, Banjarmasin Selatan itu memiliki 30 bed ruang isolasi.

Belakangan, karena terus bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Banjarmasin, RSUD mengalami over kapasitas. Lima orang penyintas pun sampai tak bisa masuk ke ruang isolasi.

“Jika ada pasien isolasi yang sudah keluar swab negatif, maka pasien yang di IGD kita masukan,” tuturnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sasar Milenial, Yayasan Kompas Borneo Soroti Peningkatan Volume Sampah Plastik di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Guru Honorer di Kalsel Digaji Rp2,3 Juta, IGI: Sebuah Keniscayaan
apahabar.com

Kalsel

Keluarga Besar Lanal Kotabaru Peringati Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW
apahabar.com

Kalsel

Varietas Durian ‘Si Sanggan’ dari Pohon Berusia 50 Tahun Bakal Dikembangkan
apahabar.com

Kalsel

Penetapan KEK di Mekar Putih Kotabaru Masuk Finalisasi
apahabar.com

Kalsel

Budak Narkoba di Banjarmasin Waspada, Kombes Rachmat Hendrawan Siap Garuk Habis
apahabar.com

Kalsel

Geger Mayat di Batara HST, Polisi Beber Identitas Korban
apahabar.com

Kalsel

Serahkan Formulir ke Nasdem, Saidi Lirik Ulama dan Birokrat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com