Usai Sahur, 9 Rumah di Pelambuan Banjarmasin Hangus Terbakar! POPULER SEPEKAN: Jasad Dipocong Karung di HST hingga Rapid Tes Penumpang Feri Tanjung Serdang Waspada! Kalsel Bakal Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang  Pakai Knalpot Brong, Puluhan Unit Sepeda Motor di Banjarmasin Ditilang Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan

Rumitnya Miliki Surat Keterangan Bebas Corona, Ini Penjelasan Dinkes Kalsel

- Apahabar.com Senin, 1 Juni 2020 - 12:46 WIB

Rumitnya Miliki Surat Keterangan Bebas Corona, Ini Penjelasan Dinkes Kalsel

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Hasil tes polymerase chain reaction atau PCR menjadi salah satu syarat wajib bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan lintas daerah saat pandemi Covid-19. Menjawab kebutuhan tersebut, sejumlah fasilitas kesehatan menyediakan layanan terkait pemeriksaan Rapid test hingga tes swab melalui metode PCR.

“Saat ini pemerintah tentu saja mempersilakan, namun ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi,” ungkap Juru bicara Gugus Tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kalsel, HM Muslim dalam rilis terbarunya.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel ini mengungkapkan telah menerbitkan edaran terkait keterangan kewaspadaan kesehatan sebagai upaya penanganan Covid-19. Selain ketentuan dokumen yang harus dipenuhi calon penumpang, fasilitas kesehatan yang akan melakukan pemeriksaan pun wajib memenuhi syarat yang telah ditentukan pemerintah.

“Terutama laboratorium yang melakukan pemeriksaan PCR. Ada ketentuan yang harus dipenuhi bagi fasilitas kesehatan, apakah itu rumah sakit, klinik maupun fasilitas lainnya untuk melaksanakan PCR,” terangnya.

Syarat yang wajib dipenuhi faskes tersebut diantaranya yaitu harus memenuhi standar Biosafety Level 2. Memiliki tenaga medis yang kompeten, serta ketentuan lainnya terkait sistem pelaporan dan informasi.

“Terkait dengan sistem pelaporan dan sistem informasi yang terkait dengan record maupun dalam konteks epidemiologi yang akan dilakukan oleh dinas kabupaten/kota setempat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, laboratorium resmi yang ditunjuk pemerintah pusat maupun provinsi saat ini adalah Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Banjarbaru. Informasi terakhir yang disampaikan GTPP, laboratorium ini menerima hingga 300 spesimen atau sampel dalam sehari.

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cerah Berawan dan Hanya Hujan Lokal
Tarik Minat Masyarakat, PMI Banjarmasin Buka Gerai Darah

Kalsel

Tarik Minat Masyarakat, PMI Banjarmasin Buka Gerai Darah  
apahabar.com

Kalsel

Sempat Kabur, Pelaku Penggelapan di Barut Diringkus di Banjar
Sutarto Hadi

Kalsel

Membingkai Bayang-Bayang, Memoar Perjalanan Hidup Sutarto Hadi
apahabar.com

Kalsel

Membumikan Al Quran di Meratus, Kasim Diserang Tenung Hingga Dapat Mendirikan Musala Kokoh
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Kecelakaan di Jalan Gubernur Subarjo, Sopir Terjepit Dalam Truk!
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kecurangan, Simak Siasat BPJS Barabai
apahabar.com

Kalsel

Aksi Heroik Polwan Gagalkan Percobaan Bunuh Diri di Flyover, Kapolsek Banjarmasin Timur Bangga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com