Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Rusia Sebut Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Lebih dari 2 Tahun

- Apahabar.com Senin, 22 Juni 2020 - 16:12 WIB

Rusia Sebut Vaksin Covid-19 Beri Perlindungan Lebih dari 2 Tahun

Ilustrasi Vaksin. Foto-AP/Ted S. Warren

apahabar.com, MOSKOW – Vaksin untuk virus corona tipe baru atau Covid-19 yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya, Rusia bersama dengan Kementerian Pertahanan Rusia disebut akan memberikan individu perlindungan terhadap virus untuk jangka waktu lebih dari dua tahun.

Mereka yang mendapat vaksin akan memiliki kekebalan pelindung dalam jangka waktu lebih lama.

“Vaksin ini diberikan dua kali dengan gen yang sama, disuntikkan menggunakan pembawa yang berbeda, yang memungkinkan untuk tidak hanya mendapatkan kekebalan pelindung, tetapi untuk memperolehnya untuk jangka waktu yang lebih lama,” kata Direktur Pusat Penelitian Nasional Rusia Alexander Gintsburg dalam sebuah wawancara dengan Krasnaya Zvezda, surat kabar resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia dikutip laman Sputnik, Senin (22/6).

Dia mengatakan, bahwa pendekatan tersebut menjamin bahwa seseorang yang mendapatkan vaksin ini akan terlindungi dari infeksi virus corona setidaknya selama dua tahun. “Bahkan mungkin untuk jangka waktu lebih lama,” ujarnya.

Menurut Gintsburg, sekitar 50-60 juta dosis vaksin, atau mungkin bahkan 70 juta, perlu diproduksi untuk melaksanakan vaksinasi virus corona massal di Rusia. Uji klinis vaksin virus corona yang dikembangkan oleh pusat penelitian Gamaleya bersama dengan Kementerian Pertahanan Rusia dimulai awal bulan ini. Uji coba diharapkan akan selesai pada akhir Juli.

Dalam rencana kerja sama Rusia dan ASEAN menyoal vaksin beberapa waktu lalu melalui pertemuan antarmenteri luar negeri ASEAN dan Rusia, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan, bahwa Rusia unggul dalam bidang teknologi, dengan sembilan dari 130 kandidat vaksin Covid-19 berasal dari negara itu.

“Sertifikasi terbaru Avifavir dan Levilimab sebagai obat yang dapat menyembuhkan pasien Covid-19 di Rusia juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan,” tutur Retno.

Hingga Minggu (21/6) Rusia mencatat 584.680 kasus infeksi Covid-19. Sementara sejauh ini sudah 8.111 kematian tercatat di seluruh negara, seperti dilaporkan laman The Moscow Times.(Rep)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Sering Bicara Kotor, 5 Kakaktua Dimutasi Taman Margasatwa Inggris
apahabar.com

Internasional

Positif Covid-19, Presiden Donald Trump Alami Demam Ringan
apahabar.com

Hukum

Tragis, CEO Ojek Online Gokada Tewas Dimutalisi Pakai Gergaji
apahabar.com

Internasional

Protes Hina Islam dan Rasulullah, Mahasiswa Iran Gelar Aksi di Depan Kedubes Prancis
apahabar.com

Internasional

China Temukan Virus Corona di Kemasan Daging Impor Brazil
apahabar.com

Internasional

China Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Manusia di Uni Emirat Arab
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Melania dan Menantu Minta Donald Trump Menyerah dan Akui Kemenangan Biden

Internasional

UPDATE Hasil Pilpres AS, Pidato ‘Kemenangan’ Joe Biden : Kami Bukan Musuh, Sudah Waktunya Kita Bersatu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com