Yang Perlu Diperhatikan Setelah Banjir Hantakan Renggut Nyawa Balita Banjir Hantakan HST Rengut Nyawa Balita, Lebih Lima Desa Terendam Pantas GR86 Jadi Primadona di GIIAS 2022, Berapa Harganya? Akhirnya, Truk Pertamina yang Terbalik di Martapura Berhasil Dievakuasi Maksimalkan Potensi EBT, CPI: Pengembangan EBT Jangan Asal-asalan!
agustus

Sebagai Penyangga Pangan Nasional, Food Estate Penting Didukung

- Apahabar.com     Senin, 29 Juni 2020 - 10:35 WITA

Sebagai Penyangga Pangan Nasional, Food Estate Penting Didukung

Menteri PUPR Basuki Hadimuljanto bersama Bupati Kapuas Ben Brah S Bahat ketika meninjau lahan food estate di Kabupaten Kapuas. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizamy Karsayuda mengingatkan pentingnya mendukung kebijakan pemerintah yaitu Food Estate sebagai program strategis nasional dalam rangka menciptakan daerah penyangga pangan nasional.

“Agar kawasan transmigrasi yang telah direncanakan pemerintah sebagai bagian dari daerah Food Estate di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah dapat betul-betul dipersiapkan dengan baik,” kata Rifqinizamy dalam rilis di Jakarta, Senin (29/6).

Politisi PDIP itu mengingatkan bahwa program serupa pernah gagal di era Orde Baru, yaitu melalui Program Lahan Sejuta Hektar.

Namun, lanjutnya, di luar kendala masa lalu yang saat ini sedang dibenahi oleh Kementerian PUPR dan lainnya, dirinya optimistis dengan program itu karena para transmigran di kawasan tersebut memiliki etos kerja yang sangat baik.

Menurut dia, berbagai kawasan transmigrasi lainnya di wilayah Kalimantan juga perlu didorong untuk dijadikan daerah penyangga pangan nasional.

“Keterlibatan seluruh kawasan transmigrasi di Kalimantan, saya yakin mampu menghadirkan ketahanan pangan nasional. Untuk itu, saya akan memberikan dukungan kebijakan dan anggaran di APBN 2021 untuk program ini,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Basuki Hadimuljono akan mendesain ulang atau redesain jaringan irigasi di lahan Food Estate yang terletak di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Tahun ini Kementerian PUPR akan mendesain ulang atau redesain jaringan irigasi di lahan untuk Food Estate Kalimantan Tengah seluas 165.000 hektar,” ujar Menteri Basuki dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (24/6).

Menurut Menteri PUPR, dipilihnya lokasi di Kalimantan Tengah yakni tepatnya di lokasi bekas lahan gambut, tapi yang ini tidak ada gambutnya melainkan kawasan aluvial. Lahan untuk Food Estate ini di bagian pinggiran Sungai Barito seluas 165.000 hektar yang merupakan kawasan eks-pengembangan lahan gambut.

“Potensi wilayahnya menurut kami seluas 295.500 hektar, namun yang sudah dicetak sawah dan ada irigasinya seluas 165.000 hektar. Dari 165.000 hektar tersebut, total lahan luas fungsional yang sudah diolah petani setiap tahunnya yakni seluas 85.500 hektar. Kita ingin mengintensifikasi 57.200 hektar dari total luas lahan fungsional tersebut,” kata Menteri Basuki.

Sedangkan sisa luas fungsional yakni 79.500 hektar dari lahan potensial seluas 165.000 hektar, perlu peningkatan jaringan irigasi.

Menteri Basuki menjelaskan bahwa terdapat tiga hal yang menjadi masalah yang menyebabkan kurang optimalnya lahan Food Estate tersebut.

Pertama adalah irigasinya karena airnya tidak mengalir, kemudian akibat airnya mengalir dan menimbulkan genangan sehingga pupuk di lahan tersebut menjadi tidak efektif.

Masalah berikutnya sering terjadi banjir di lahan tersebut karena memang area rawa serta jarang dipelihara.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sandi Bermarkas di Jateng Bukan ‘Serang’ Jokowi
apahabar.com

Nasional

Cabut Laporan Kasus Penghinaan, Ahok: Kasihan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Resmikan Bendung Kamijoro di Kulon Progo

Nasional

Warga Geger Awan Mirip UFO Melayang di Atas Gunung Arjuno, BMKG : Bahayakan Penerbangan!
Habib Banua

Nasional

Seruan Habib Banua: Jika RUU HIP Disahkan, Kita Turun ke Jalan
Tahu dan Tempe

Nasional

Tahu dan Tempe Hilang di Pasaran, Pedagang Pasrah
Yogyakarta

Nasional

Hari Ini, Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta dan Semarang
apahabar.com

Nasional

Lempar Botol dan Marahi Kapolres, Gubernur Kalteng Buka Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com