Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

SIM Mati Saat Pandemi, di Inggris Diperpanjang Otomatis

- Apahabar.com Sabtu, 6 Juni 2020 - 05:35 WIB

SIM Mati Saat Pandemi, di Inggris Diperpanjang Otomatis

SIM warga Inggris. sumber: Gov.uk

apahabar.com, LONDON – Pandemi membuat sejumlah kantor pelayanan di Inggris tutup, salah satunya pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Namun, pemerintah Inggris membijaksanai hal itu dengan perpanjangan otomatis bagi warganya yang SIM-nya mati di tengah pandemi ini.

Seperti diberitakan AutoExpress, setidaknya ada sekitar 1,4 juta pengendara yang harus memperpanjang masa berlaku SIM-nya. Di sana, SIM berlaku selama 10 tahun yang bisa diperbarui setiap satu dekade.

Namun karena pandemi Corona, Driver and Vehicle Licensing Agency (DVLA) memberikan dispensasi kepada pemegang SIM yang masa berlakunya habis di masa pandemi. SIM yang mati antara 1 Februari sampai 31 Agustus 2020 secara otomatis akan diberikan perpanjangan tujuh bulan dari tanggal kadaluwarsanya.

“Perpanjangan ini akan memudahkan pengemudi yang perlu memperbarui SIM mereka. Ini berarti selama mereka memiliki SIM yang valid, pengemudi akan dapat terus melakukan perjalanan penting,” kata Chief Executive DVLA, Julie Lennard.

“Perpanjangan ini otomatis, sehingga pengemudi tidak perlu melakukan apa-apa dan akan dikirim pengingat untuk memperpanjang SIM sebelum ekstensi berakhir,” katanya.

Sementara di Indonesia, Polri juga memberikan dispensasi kepada pemilik SIM yang masa berlakunya habis di saat pandemi COVID-19. SIM yang mati saat pandemi Corona masih bisa diperpanjang.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada periode 24 Maret 2020 sampai 29 Mei 2020 diberikan dispensasi.

“Perlu diketahui oleh masyarakat bahwa SIM yang masa berlakunya habis selama masa pandemi COVID-19, terhitung mulai dari 24 Maret 2020 sampai 29 Mei 2020, diberikan dispensasi proses perpanjangan SIM mulai tanggal 2 Juni sampai 30 Juni 2020,” kata Ahmad dalam konferensi pers, Rabu (3/6/2020).

“Apabila pemegang SIM tersebut tidak melakukan perpanjangan SIM di waktu pemberian dispensasi, maka tidak dapat melakukan proses perpanjangan, tetapi harus melaksanakan proses penerbitan SIM dengan mekanisme penerbitan SIM baru. Jadi perlu disampaikan bahwa proses perpanjangan SIM terakhir pada tanggal 30 Juni 2020,” sambungnya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, walaupun SIM telah habis masa berlakunya di masa pandemi Corona tetap dilayani sebagai perpanjangan di masa dispensasi. Jadi, meski masa berlakunya sudah lewat, pemegang SIM tak perlu bikin SIM baru selama masa dispensasi.

sumber: detikcom
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

10 Peserta Terbaik IndonesiaNEXT 2018, Salah Satunya dari Kalimantan
apahabar.com

Internasional

Beda dengan Prancis, Rusia Tidak Akan Izinkan Media Anti-Islam
apahabar.com

Internasional

Kehilangan Istri akibat Teror di Selandia Baru, Farid Ahmed: Saya Tidak Membenci Pelaku
apahabar.com

Internasional

Jokowi Bahas Isu Pencaplokan Tanah Palestina dengan Abbas
apahabar.com

Internasional

China dan Korsel Laporkan Kenaikan Kasus Covid-19
apahabar.com

Internasional

Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Sudah Bisa Dipesan Online
apahabar.com

Internasional

KBRI London Ingatkan WNI Kemungkinan Covid-19 Gelombang Kedua
apahabar.com

Internasional

Memenangi Pilpres AS, Joe Biden Dapat Ucapan Selamat dari PM Malaysia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com