Apa Kabar Megaproyek Kereta Api Tabalong-Banjarmasin? Booming Bersepeda, Pemkot Banjarmasin Bikin Jalur Khusus Siapkan Poros Ketiga, Rosehan Gandeng Putra Eks Gubernur Kalsel Kena Provokasi, Warga Pekapuran Raya Tolak Tes Covid-19! Terbanyak! Nyaris Seratus Pasien Covid-19 Kalsel Sembuh Hari Ini




Home Nasional

Sabtu, 6 Juni 2020 - 13:27 WIB

Sosok AS, Terduga Teroris di Tanbu yang Diamankan Densus 88

Reporter: Syahriadi - Apahabar.com

Warga Desa Batuah, Kusan Hilir tak menduga AS seorang warga yang diamankan Densus 88 terkait dengan jaringan terorisme. Foto: Istimewa

Warga Desa Batuah, Kusan Hilir tak menduga AS seorang warga yang diamankan Densus 88 terkait dengan jaringan terorisme. Foto: Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – AS, terduga teroris yang diamankan Densus 88 Anti-teror dikenal sebagai penjual roti.

Menurut informasi petinggi desa setempat, AS berasal dari Tangerang Selatan yang lahir di Tasikmalaya.

AS tinggal di Batuah, Kusan Hilir lantaran menikahi warga desa setempat.

“Dia tinggal di desa kami sudah sekira 2,5 tahun,” ujarnya kepada apahabar.com, Sabtu (6/6) siang.

AS menikah dengan istrinya yang memang asli orang Kusan Hilir saat bertemu di sebuah pondok pesanten.

Sehari-hari, kata dia, AS terkesan biasa saja di kalangan masyarakat.

Selain berjualan roti, AS juga merupakan guru mengaji di rumahnya.

Baca juga :  Tak Ada Rekrutmen CPNS 2020-2021, Simak Penjelasan BKN

“Orangnya biasa-biasa saja, penyembahyang. Yang jelas tidak ada curiga mengarah ke sana (dugaan teroris),” ujarnya.

AS juga disebutkan sering mengimami salat di sebuah masjid kawasan Pasar Baru, Kusan Hilir.

“Menurut informasi ia juga menjadi imam, dan digaji Rp1 juta per bulan untuk menjadi imam di sana,” terangnya.

AS diamankan unit antiteror Mabes Polri di kediamannya karena diduga terkait jaringan teroris, Jumat (5/6) sekitar pukul 11.00.

Penangkapan terungkap dari warga sekitar yang menyaksikan sejumlah polisi menggeledah rumah AS.

Hasilnya, petugas menemukan beberapa barang milik AS. Yakni sebuah busur panah beserta 2 buah anak panahnya, buku jihad serta sebuah tas ransel.

Baca juga :  Raker dengan Mentan, DPR Singgung Kalung Eucalytpus Atasi Corona

Kapolres Tanah Bumbu, AKBP Sugianto Marweki, saat dikonfirmasi apahabar.com, membenarkan penangkapan itu.

“Ya memang benar adanya penangkapan yang dilakukan Tim Densus 88 Mabes Polri di sana dan si terduga langsung dibawa mereka. Kalau soal yang lainnya saya tidak bisa berkomentar,” ucap Sugianto, Sabtu (6/6) pagi tadi.

Apakah ada keterkaitan AS dengan pelaku penyerangan di Mapolsek Daha Selatan, pihak Polda Kalsel belum mengetahui pasti.

“Belum ada informasi,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol M Rifai dihubungi terpisah belum lama tadi.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Melalui Omnibus Law, Pemerintah Berupaya Serap 3 Juta Tenaga Kerja
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh 3.287, Positif 15.438
apahabar.com

Nasional

FK Unram Temukan Bayi Tanpa Anus Dampak Merkuri dari Peti di Sumbawa
apahabar.com

Nasional

Beragama Islam, Pria Bernama Slamet Hari Natal Viral di Medsos
apahabar.com

Nasional

PM Muhyiddin Yassin Serukan Warga Malaysia Tinggal di Rumah
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Pengusaha Bob Hasan Meninggal Dunia
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh 2.698 Orang, Positif 14.032
apahabar.com

Nasional

Kemenag Bantah Sekjen Ditangkap KPK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com