Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang Kawal Pilkada Serentak, Polda Kalsel Komitmen Tegakkan Netralitas Tapin Berpotensi Tinggi di Sektor Energi Terbarukan, Pertanian, dan Parawisata

Studi: Jaga Asupan Air Minum Agar Hati Senang

- Apahabar.com Sabtu, 27 Juni 2020 - 05:30 WIB

Studi: Jaga Asupan Air Minum Agar Hati Senang

Ilustrasi. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Studi menunjukkan bahwa fungsi kognitif dan suasana hati seseorang dapat terganggu akibat dehidrasi.

Padahal fungsi kognitif memegang peranan penting dalam mengatur persepsi, cara berpikir, kemampuan mengingat dan merasakan emosi.

“75 persen otak manusia terdiri dari air, apabila tubuh kehilangan sedikitnya 2 persen saja dari jumlah total air dalam tubuh, hal ini dapat mengganggu fungsi tubuh kita, termasuk otak,” ujar Dr. dr. Diana Sunardi, M.Gizi, Sp.GK, Ketua Indonesian Hydration Working Group (IHWG).

Diana menjelaskan, bila fungsi kognitif dan mood yang terganggu, konsentrasi mudah menurun, mudah mengantuk dan lelah, serta lebih mudah merasa cemas dan tegang.

Diana menekankan pentingnya menjaga asupan air minum agar tetap terhidrasi.

Dia menjabarkan, 28 persen orang dewasa dan 21-22 persen anak serta remaja di Indonesia masih belum memenuhi kebutuhan hidrasi.

Pada dasarnya, orang dewasa yang sehat dan aktif butuh sekitar 2 liter air setiap hari.

“Untuk memastikan aliran nutrisi dan hidrasi yang cukup guna menjaga fungsi fisiologis tubuh, sebaiknya kita mengawali dan mengakhiri hari dengan minum air. Minumlah air secara berkala dan sebelum gejala dehidrasi muncul, seperti rasa haus.”

Praktisi Mindfulness dan Emotional Healing Adjie Santosoputro turut menyampaikan pentingnya untuk menyeimbangkan asupan air dan nutrisi, serta mengelola pikiran dengan baik untuk mengurangi rasa cemas berlebihan.

“Pada prinsipnya, sebelum mengolah jiwa, kita tentu perlu memenuhi semua kebutuhan dasar fisik terlebih dahulu. Jika tubuh mengalami ketidakseimbangan, seperti dehidrasi, maka kondisi tubuh secara keseluruhan, termasuk kondisi emosional tentu terganggu,” ujar Adjie.

Adjie menyampaikan ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan rasa cemas, salah satunya dengan memahami konsep “mindfulness”.

“Mindfulness” adalah melatih pikiran agar sadar secara penuh dan hadir secara utuh di sini-kini. Tubuh di sini, pikiran juga beristirahat di sini, bukan mengembara ke masa depan.

“Menjadi mindful akan membantu kita tidak hanya meningkatkan fokus pikiran dan menjaga emosi, tapi juga menciptakan hidup yang lebih bahagia dan tenang,” jelas dia.(ant)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Merawat Pasien Demam Berdarah Tanpa Harus Opname
apahabar.com

Gaya

HST Tertinggi Penyakit Hipertensi, Waspadai Penyebabnya
apahabar.com

Gaya

Canggih, Apple Luncurkan Watch Series 6, Bisa Ukur Oksigen Dalam Darah
apahabar.com

Gaya

Ramadan, Mercure Hotel Banjarmasin Suguhkan Patin Bakar Sambal Tempoyak
apahabar.com

Gaya

Babak Final KNPI Stand Up Comedy, Kritis Lewat Komedi
apahabar.com

Gaya

Cara Mudah Agar Bahagia, Lakukan Saran Psikolog Ini
apahabar.com

Gaya

Data Pengguna Waze: Pengemudi Bandung Paling Taat PSBB
apahabar.com

Gaya

Selama Pandemi, Ada 12 Juta Pengguna Baru E-Commerce
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com