Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Sudah 2 Kali Kapal Tenggelam di Kotabaru, Nelayan Wajib Ekstra Waspada

- Apahabar.com Selasa, 23 Juni 2020 - 19:14 WIB

Sudah 2 Kali Kapal Tenggelam di Kotabaru, Nelayan Wajib Ekstra Waspada

Kapal melaut di perairan Kotabaru wajib meningkatkan kewaspadaan. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – Sejak awal tahun hingga Juni 2020 ini, Pos SAR Kotabaru mencatat sudah dua kali terjadi insiden kapal tenggelam di perairan Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Dari insiden itu, tercatat enam orang korban berhasil diselamatkan. Sementara, satu orang hingga saat ini masih dalam pencarian.

“Sejak tahun 2020 ada dua kejadian di wilayah peraian Kotabaru,” ujar Teguh Prasetyo, Kepala Pos SAR Kotabaru saat dihubungi apahabar.com, Selasa (23/6) sore.

Teguh bilang, pertama terjadi insiden kapal karam di perairan Sangkalian. Korban enam orang selamat. Itu tanggal 10 Juni 2020.
Selanjutnya, nelayan M Ilham (32) warga Sesulung, Kecamatan Pamukan Selatan dinyatakan hilang tanggal 20 Juni 2020.

“Korban sampai saat ini masih dalam pencarian,” terang Teguh.

Sementara, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kotabaru memprediksi cuaca buruk masih akan terjadi di Kotabaru.
BMKG memprakirakan untuk wilayah Kotabaru dan sekitarnya pada bulan Juni 2020 merupakan puncak musim hujan.

“Jadi, untuk seminggu ke depan masih berpotensi hujan sedang hingga lebat, karena dipengaruhi angin timuran,” Hairul Zulkifli, S Tr
PMG Ahli, pada kantor BMKG Kotabaru saat dikontak apahabar.com Selasa siang.

Selain itu, Zulkifli bilang, angin timuran membawa masa udara basah. Sehingga, akan terbentuk awan konvektif yang menyebabkan pertumbuhan awan lebih banyak.

“Nah, sedangkan prakiraan awal musim kemarau untuk wilayah Kotabaru diprediksi akan terjadi pada awal Agustus 2020 ini,” ujar Izul, sapaan akrabnya.

Menyikapi persoalan itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru, Rusian Akhmadi Jaya meminta agar warga, khususnya nelayan di Kotabaru ekstra waspada saat beraktifitas di laut.

“Saat ini, cuaca sedang ekstrem. Kami minta agar para nelayan Kotabaru selalu berhati-hati. Biasakan menggunakan live jaket untuk keselamatan saat di laut,” pungkas H Jaya.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Masduki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Olah Waluh di Lomba Cipta Menu Pangan Lokal, TP PKK Kecamatan Juai Wakili Balangan ke Tingkat Provinsi
apahabar.com

Kalsel

Kadisdik Banjar di Mata Kolega: Anak Teknik yang Perjuangkan Pendidikan
apahabar.com

Kalsel

Hasnur Grup Gelar Buka Puasa Bersama di Sungai Puting
apahabar.com

Kalsel

Buka Pendaftaran Pilkada 2020, Nasdem Kalsel Kedepankan Politik Tanpa Mahar
apahabar.com

Kalsel

Jual Sabu, IRT di Banjarmasin Utara Dibekuk Bareng Kurir
apahabar.com

Kalsel

Daerah Tetangga Belajar Inovasi Kelola PAD dari Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Polda Kalsel Matangkan Persiapan Kedatangan Kapolri dan Panglima TNI
apahabar.com

Kalsel

Disetujui Dewan, Pelayanan DPMPTSP Banjarmasin Pakai Gadget Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com