Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Tahapan Pilkada Dimulai, KPU Banjar Kekurangan APD

- Apahabar.com Rabu, 24 Juni 2020 - 21:43 WIB

Tahapan Pilkada Dimulai, KPU Banjar Kekurangan APD

Foto ilustrasi alat pelindung diri (APD). Foto-Detik.com

apahabar.com, MARTAPURA – Pilkada serentak 2020 sebentar lagi. Di Kabupaten Banjar, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat kekurangan APD atau alat pelindung diri.

Dalam penyelenggaraan pemilu di tengah pandemi yang diperkirakan masih belum akan berakhir para petugas pemilu mesti ekstra waspada.

Padahal, tahapan verifikasi faktual (verfak) dukungan bakal calon perseorangan sudah dimulai.

Sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020, tahapan verfak dimulai 24 Juni hingga 12 Juli mendatang.

“Kami masih menunggu kedatangan APD yang sudah kami pesan yang nanti akan dibagikan kepada PPS yang melakukan Verfak,” ujar Komisioner KPU Banjar M Zain kepada apahabar.com, Rabu (24/6).

“Insyaallah tanggal 25 besok APD sudah ready,” sambung Zain menjelaskan pembelian APD melalui pihak ketiga.

Anggaran APD diambil dari dana Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Kabupaten Banjar.

Terlambatnya ketersediaan APD di KPU Banjar karena terkendala terbatasnya APD yang siap kirim atau ready.

apahabar.com

Komisioner KPU Banjar, M Zain. Foto-apahabar.com/Hendra Lianor

“Memang banyak yang menawarkan APD, namun kita lihat dulu apakah benar-benar ready barangnya. Kadang-kadang ada yang menawarkan dengan harga murah, tapi belum ready,” katanya.

Selain itu kata Zain, keperluan APD pun banyak sehingga ini menjadi kendala tersendiri dalam memesan APD.

Untuk jumlah APD sendiri disamakan dengan jumlah TPS yang sudah ditetapkan, yakni 1.260 TPS dari 290 desa se-Kabupaten Banjar.

 

Adapun item APD yang dipesan adalah standar protokol, yakni masker, pelindung wajah, sarung tangan, dan hand sanitizer.

“Semoga secepatnya APD datang sehingga PSS dapat melakukan Verfak,” pungkas Zain.

Untuk diketahui, Pilkada Kabupaten Banjar 2020 punya tiga bakal pasangan calon perseorangan. Mereka yakni Andin Sofyanoor-HM Syarif Busthomi (Guru Oton), Mada Teruna-Ferriansyah, dan M Yunani-M Suriani Shiddiq.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pembangunan Ekonomi Jokowi Positif, KSP Ajak Mahasiswa Optimistis Tatap Masa Depan
apahabar.com

Politik

Digadang Dampingi Paman Birin, Kiprah H Muhidin Jadi Pertimbangan

Politik

Dihadiri Mardani H Maming, Kampanye SHM-MAR di Simpang Empat Tanbu Kembali Disambut Selawat
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin, Hj Ananda Pendaftar Perdana di Partai Sendiri
apahabar.com

Politik

Ganti Syahriani, Gerindra Resmi Usung Ovie-Wartono di Pilwali Banjarbaru
apahabar.com

Politik

Tiga Parpol Teratas Menurut Survei CSIS
apahabar.com

Politik

Fuad Bawazier: Pernyataan Prabowo Indonesia Punah Hanya Peringatan
apahabar.com

Politik

MHM Datang, Warga Sungai Dua Laut Minta Sinyal Internet Dibikin Ngebut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com