7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Tak Bisa Dihubungi, Gubernur Kalteng Tuai Kritik

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 11:43 WIB

Tak Bisa Dihubungi, Gubernur Kalteng Tuai Kritik

Wakil Ketua 2 DPRD Kalteng, H Jimmy Carter. Foto-istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — DPRD Kalimantan Tengah terpaksa menunda pelaksanaan rapat paripurna masa sidang 2 tahun 2020, Senin (29/6), gara-gara Gubernur Sugianto Sabran.

Rapat itu mestinya membahas penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) provinsi setempat, dan laporan reses tim/kelompok pimpinan dan anggota DPRD.

Tidak hadir dalam rapat paripurna tersebut, Sugianto hanya diwakili Sekda Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri.

Padahal sesuai tata tertib pasal 217, LPJ harus disampaikan secara langsung oleh kepala daerah, dalam hal ini gubernur Kalteng, tidak dapat diwakilkan baik wakil gubernur ataupun sekda.

“Apalagi inikan penyampaian LPJ di akhir masa jabatan beliau. Tidak seharusnya diwakili. Dari tujuh fraksi, empat fraksi minta ditunda,” kata Wakil Ketua 2 DPRD Kalteng, H Jimmy Carter.

Menurut adik kandung bupati Barito Utara ini sebelum pihaknya memutuskan menunda paripurna, rapat sempat diskor selama 15 menit, untuk menelepon gubernur, tapi tidak bisa dihubungi.

“Kami menjalani sesuai tatib yang ada supaya bisa berjalan. Karena tatib termasuk kiblat kita. Kalau tidak menjalankan, ibaratnya marwah kami diabaikan, dilecehkan,”ujarnya.

Sebenarnya, sudah berkali-kali gubernur tidak hadir dalam rapat paripurna. Tetapi bisa dimaklumi. Karena dapat diwakilkan. Namun berbeda jika penyampaian LPJ.

Jimmy menilai gubernur sudah banyak mendapat toleransi, saat menghadiri rapat paripurna. Dalam undangan, sudah tertulis harus menggunakan pakaian sipil lengkap (PSL) yakni peci, jas dan dasi.

Justru ketika gubernur hadir, malah hanya memakai baju dinas harian dan sepatu kets.

“Kami tidak terlalu minta dihormati, tapi hendaknya ikuti sesuai tatib yang ada dan pakaian sesuai undangan,”imbuhnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: AHC23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Niat Nyapres, Giring Ganesha Doakan Orang-orang yang Mencibirnya
apahabar.com

Politik

Sukrowardi Mantapkan Jaringan Konsituennya untuk Menangkan AnandaMu
apahabar.com

Politik

Nyalon Bupati Tanah Bumbu, Cuncung Diistimewakan Golkar
apahabar.com

Politik

Menuju Pilkada Balangan, Abdul Hadi Kembalikan Berkas ke Nasdem
apahabar.com

Politik

KPU Ingatkan Yusril Bisa Langgar UU Pemilu
apahabar.com

Politik

Pembelotan PAN Kalsel, Pengamat: Pragmatis Bukan Ideologis
apahabar.com

Politik

Paparkan Program, Ibnu-Arifin Bawa Visi Misi yang Sudah Terbukti untuk Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Dekati Sejumlah Parpol, Pengusaha Wanita Asal Satui Ini Serius Maju di Pilkada Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com