7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Tak Dipilah, TPA Banjarbakula Bakal Tolak Kiriman Sampah Campuran

- Apahabar.com Jumat, 12 Juni 2020 - 18:56 WIB

Tak Dipilah, TPA Banjarbakula Bakal Tolak Kiriman Sampah Campuran

Ilustrasi sampah. Foto-Surabayaonline.co

apahabar.com, BANJARBARU – Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan akan menolak kiriman sampah dari Kabupaten/Kota, yang tidak mematuhi peraturan.

Peraturan yang dimaksud ialah, pemilahan sampah terlebih dahulu sebelum dioper ke
tempat pembuangan akhir (TPA) regional Banjarbakula.

“Kami meminta kepada pengelola yang tidak taat aturan, tolak saja,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana kepada apahabar.com, Jumat (12/6) siang.

Kata Hanifah, seharusnya TPA Banjarbakula hanya menerima sampah residu saja.
“Kami masih sering menemukan adanya sampah yang bukan residu atau tercampur dengan sampah plastik,” jelasnya.

Dari hasil pantauannya di lapangan, masih ditemukan sampah seperti botol plastik, dan beberapa sampah lain yang masih bisa didaur ulang.

“Yang mana bila terus akan ditumpuk, maka akan memberikan beban lebih bagi TPA,” katanya.

Dirinya berharap, pihak Kabupaten/Kota dapat mentaati peraturan, dan memfasilitasi tempat daur ulang yang lebih agar tidak lagi bercampur.

Katanya, TPA Banjarbakula bukan sekedar tempat pembuangan sampah, karena TPA ini memiliki mimpi besar yakni mengembangkan pengelolaan oli bekas serta adanya pembangunan unit insenerator.

“Jadi kita benar-benar punya mimpi disitu, kita ingin TPA ini menjadi Show Window (etalase) mengenai skema pengelolaan sampah itu,” terangnya.

Dengan mimpi itu, Hanifah mengajak Kabupaten/kota serius memilih dan memilah sampah. Agar yang masuk di TPA Banjarbakula benar-benar sampah residu.

“Kalau masih banyak campuran, takutnya penguraian akan lama, dan mungkin akan bernasib sama dengan TPA di daerah lain yang tidak mempunyai umur panjang,” terangnya.

Tak hanya mengkritik pemilihan sampah yang belum tepat. Ia juga memberikan masukan terhadap permasalahan ini.

Dituturkannya, yang perlu dibenahi adalah dari sisi management pengangkutan.

Karena menurutnya meskipun sampah tersebut sudah dilakukan pemilahan dari rumah tangga, namun jika management pengangkutan tidak dibenahi, hasilnya sampah yang dikirim akan tetap tercampur.

“Jadi misalnya, 1-2 hari mengangkut sampah khusus residu, di hari kemudian, dilakukan pengangkutan sampah lainnya, sehingga terpisah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, TPA Banjarbakula ini mampu menampung ratusan ton per hari dari lima kabupaten/kota.

Lima kabupaten/kota ini ialah Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Tanah Laut.

apahabar.com

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Hanifah Dwi Nirwana. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Nurul Mufidah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

"Mengungsi" ke Banjarbaru, Tanggal SKD CPNS Banjarmasin Sudah Keluar

Kalsel

“Mengungsi” ke Banjarbaru, Tanggal SKD CPNS Banjarmasin Sudah Keluar
apahabar.com

Kalsel

Pendampingan Korban Asusila Oknum Pejabat di Banjarmasin Belum Jelas
apahabar.com

Kalsel

Kluster Q-Mall Hoaks, Manajemen: Hanya Satu Karyawan dari MDS
apahabar.com

Kalsel

Harga Karet Anjlok, Petani Karet di Balangan Budidayakan Cabai
apahabar.com

Kalsel

PWM Kalsel Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar 2025

Kalsel

Mabuk Lem, Seorang Pemuda Bakar Motor Warga di Kelayan B
apahabar.com

Kalsel

Audisi Stand Up  Comedy di Café Rumah The Panasdalam Diserbu Komika dari Penjuru Kalimantan
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Tambang Emas Kotabaru, Polisi Resmi Tetapkan 2 Tersangka!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com