KH Miftachul Achyar Terpilih Jadi Ketua Umum MUI, Gantikan Ma’ruf Amin Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut

Tak Diusung, Ananda dalam Ancaman Recall Partainya Sendiri

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 16:19 WIB

Tak Diusung, Ananda dalam Ancaman Recall Partainya Sendiri

Tak kesampaian mencalon lewat partainya sendiri, Hj Ananda kini dalam bayang-bayang 'recall' Partai Golkar. Foto-Dok. apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak kesampaian mencalon lewat partainya sendiri, Hj Ananda kini dalam bayang-bayang recall.

“Apabila partai sudah menetapkan orang yang direkomendasikan yang menjadi calon, tapi ada kader apalagi pengurus partai yang tetap mencalonkan diri ini dipastikan akan di-recall (penarikan),” kata Ketua Tim Penjaringan DPD Golkar Kalsel, H Puar Junaidi, dalam keterangan resmi DPD Golkar, Senin (30/6).

Pernyataan Puar disampaikan kala menanggapi pertanyaan yang dilayangkan awak media terkait Ananda yang memang diketahui berniat mencalonkan diri di Pilwali Banjarmasin.

DPD Golkar Kalsel, kata dia, akan tunduk pada Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Jika partai sudah mengusulkan nama pasangan suatu calon ke DPP, tidak boleh lagi ada kader partai yang maju.

“Sebab itu sesuai AD/ART ada sanksinya,” jelas politikus senior Golkar.

Sudah menjadi rahasia umum, selain Yuni Abdi Nur Sulaiman, ada nama Hj Ananda yang merupakan Ketua Golkar Banjarmasin.

Ihwal ini, Puar mencontohkan yang pernah terjadi di level pengurus pusat.

Fadel Muhammad, politikus senior Golkar mesti di-recall lantaran mendukung istrinya yang dicalonkan oleh partai lain untuk maju di Pilgub Gorontalo.

Puar yakin semua kader Golkar sudah tahu konsekuensi itu. Tanpa diperingati pun, sambung Puar, seluruh kader sudah memahami. Sebab yang dilaksanakan dalam organisasi mengacu pada AD/ART, itu pula yang dilaksanakan DPD Golkar Kalsel.

“Artinya, suka atau tidak suka, acuan kita sebagai dasar hukumnya adalah AD/ART,” tegasnya.

Sebelumnya, surat hasil pelaksanaan tahapan seleksi bakal calon kepala daerah dari DPD Partai Golkar yang dikirim ke DPP beredar di media sosial (medsos) akhir pekan lalu.

Partai Golkar Kalsel telah menetapkan sejumlah nama pasangan yang akan diusung di Pilkada 9 Desember mendatang, termasuk di Pilwali Banjarmasin.

Jika sebelumnya mencuat nama Ananda, justru belakangan nama Abdul Haris Makkie yang disandingkan dengan Yuni Abdi Nur Sulaiman putra mendiang tokoh Golkar Kalsel, H Sulaiman HB.

Coba dikonfirmasi terkait niatnya maju menggunakan ‘perahu’ Ananda memilih tidak berkomentar.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Rizal Khalqi/Ahya Firmansyah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Lihat Cuncung dan Istri Makan di Pasar Pagatan, Warga Ramai-Ramai Ajak Selfie Bareng
apahabar.com

Politik

Melamar ke PDIP, Muhaimin Optimistis Maju di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Ananda Belum Bersua Jodoh di Pilwali, Golkar Banjarmasin Menunggu Keputusan Provinsi
apahabar.com

Politik

Tokoh Gelombang Rakyat: Tanah Bumbu Perlu Pemimpin yang ‘Ngegas’ dalam Pembangunan
apahabar.com

Politik

Ingin Program Mardani Kembali, Warga Barokah Siap Menangkan SHM-MAR

Politik

Gerindra Buka Pendaftaran Bacalon di Pilgub 2020, Denny Indrayana Tancap Gas!
apahabar.com

Politik

Pilbup HST 2020, Deklarasi Sabil Tanpa PPP
apahabar.com

Politik

Survei Index: Empat Partai Alami Kenaikan Elektabilitas
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com