7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Tangani Covid-19, Jokowi Minta Pimpinan Daerah Harus Bisa Atur Gas Rem

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 13:32 WIB

Tangani Covid-19, Jokowi Minta Pimpinan Daerah Harus Bisa Atur Gas Rem

Presiden Joko Widodo. Foto-Biro Setpres/Rusman via CNN Indonesia

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran pimpinan daerah betul-betul mengatur ‘gas dan rem’ atau laju dan henti penanganan Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Pengaturan dapat dilakukan berdasarkan tahapan dan indikator yang ada.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan di Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jateng, Semarang, Selasa (30/6).

“Saya harapkan bapak/ibu dan saudara-saudara sekalian gas dan remnya itu betul-betul diatur, jangan sampai melonggarkan tanpa sebuah kendali rem sehingga mungkin ekonominya bagus tetapi Covid-nya juga naik. Bukan itu yang kita inginkan,” ujar Jokowi dalam arahannya sebagaimana disaksikan melalui video conference di Jakarta, Selasa.

Jokowi mengatakan pengendalian Covid-19 harus seiring dengan perekonomian yang tidak terganggu meskipun hal tersebut tidak mudah.

“Ini bukan barang yang mudah. Semua negara mengalami dan kontraksi ekonomi terakhir yang saya terima, dunia diperkirakan pada tahun 2020 akan terkontraksi minus 6 sampai minus 7,6. Artinya global, dunia, sudah masuk ke yang namanya resesi,” ujarnya.

Kepala Negara menyampaikan pada tahun ini Singapura diprediksi mengalami minus ekonomi 6,8 persen, Amerika -9,7 persen, Inggris -15,4 persen, Jerman -11,2 persen, Prancis -17,2 persen, dan Jepang -8,3 persen.

Sebab itu, Jokowi menekankan Indonesia harus bisa mengatur dan mengelola laju dan henti antara Covid-19 atau kesehatan dan ekonomi.

Hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak, bukan hanya gubernur, bupati dan wali kota, melainkan jajaran forkominda, TNI/Polri dan seluruh gugus tugas agar betul-betul menjaga supaya bisa berjalan dengan baik.

“Sebab itu, saya titip jangan sampai membuka pada tatanan baru new normal tetapi tidak melalui tahapan-tahapan yang benar,” kata Jokowi.(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Update 8 April: 1.939 Orang MD akibat Corona di Amerika

Nasional

Update 8 April: 1.939 Orang MD akibat Corona di Amerika
apahabar.com

Nasional

Pengungsi Korban Tsunami di Lampung Butuh Bantuan Popok
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Pastikan Seluruh Harga Bahan Pokok Terjangkau
apahabar.com

Nasional

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Mengenang 53 Tahun Gugurnya Pahlawan Ampera dari Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Gatot Nurmantyo Tak Hadiri Pemberian Bintang Mahaputra, Surati Jokowi Agar Lebih Perhatian ke TNI!
apahabar.com

Nasional

Baseko Surabaya: Proyek Basement RS Siloam Diduga Ambleskan Jalan Gubeng
apahabar.com

Nasional

Bupati Daerah Miskin Beli Mobdin Rp1,9 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com