Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Teken RUU, Trump Picu Reaksi China Soal Muslim Uighur

- Apahabar.com Kamis, 18 Juni 2020 - 19:56 WIB

Teken RUU, Trump Picu Reaksi China Soal Muslim Uighur

Presiden AS, Donald Trump. Foto-Istimewa

apahabar.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meneken sebuah rancangan undang-undang (RUU), Rabu (17/6) waktu setempat, yang memicu reaksi China.

RUU itu, dari laporan Antara menyebutkan, menyerukan adanya sanksi terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penindasan kaum Muslim Uighur di provinsi Xinjiang China.

RUU tersebut disetujui Kongres AS hampir secara bulat, dimaksudkan untuk mengirim pesan kuat kepada China.

Terutama mengenai hak asasi manusia dengan memberikan wewenang untuk memberi hukuman terhadap mereka yang bertanggung jawab atas penindasan warga minoritas Muslim China.

Perserikatan Bangsa-Bangsa memperkirakan bahwa lebih dari satu juta orang Muslim telah ditahan di kamp-kamp di Xinjiang.

Trump mengeluarkan satu “pernyataan yang ditandatangani” yang menyatakan bahwa sebagian persyaratan sanksi RUU itu mungkin membatasi kewenangan konstitusionalnya saat presiden menjalankan diplomasi sehingga dia akan menganggapnya sebagai anjuran, bukan kewajiban.

Trump tak mengadakan seremoni untuk menandai pengesahan RUU itu menjadi UU, yang terjadi saat koran-koran AS menerbitkan nukilan dari satu buku baru oleh mantan penasihat keamanannya, John Bolton.

Di antara tuduhan lain dalam buku itu, Bolton mengatakan Trump mencari bantuan Presiden China Xi Jinping untuk memenangkan pemilihan kembali selama satu pertemuan tertutup pada 2019.

Bolton juga mengatakan bahwa Trump bilang Xi semestinya jalan terus membangun kamp-kamp di Xinjiang.

Lantas, China pun bereaksi. Laman Tempo.co menulis, China mengancam akan membalas tindakan Trump itu.

China yang menyangkal sudah memberikan perlakuan yang salah kepada etnis Uighur, marah dengan penanda-tanganan RUU itu.

Disamping itu, mereka juga menyebut pelanggaran HAM di Xinjiang adalah sebuah fitnah dan sebuah serangan jahat terhadap Cina.

“Kami sekali lagi mendesak Amerika Serikat untuk segera memperbaiki kesalahan ini dan berhenti menggunakan Xinjiang untuk mencampuri kepentingan dan urusan dalam negeri Cina. Jika tidak, Cina akan mengambil langkah-langkah dan semua konsekuensi yang muncul menjadi beban Amerika Serikat,” demikian keterangan Kementerian Luar Negeri Cina, seperti dikutip dari reuters.com.

Cina dan Amerika Serikat bukan pertama kali ini berselisih faham.
Sebelumnya kedua negara juga silang pendapat soal penanganan pandemik virus corona dan meributkan dukungan Amerika Serikat terhadap Taiwan, yang diklaim Beijing bagian dari negara itu.

Salah satu eksil etnis Uighur berterima kasih kepada Trump yang mau menyetujui RUU penjatuhan sanksi ke Cina tersebut karena itu sama seperti memberikan harapan pada etnis Uighur yang sedang putus asa.(ant/tc)

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

REG-COV2, Obat Eksperimen Covid-19 Dipakai Donald Trump
apahabar.com

Internasional

China Uji Coba Bus Nirawak Berbasis 5G
apahabar.com

Internasional

NASA Temukan Air di Permukaan Bulan
apahabar.com

Internasional

Hasil Pilpres AS 2020, Pidato Joe Biden: Kita Akan Menang!
apahabar.com

Internasional

Penembakan di Masjid Selandia Baru, Tiga WNI Selamat, Tiga Lainnya Belum Ada Kabar
apahabar.com

Internasional

Enam Mayat WNI di Pantai Johor Malaysia, Diduga Pekerja Ilegal
apahabar.com

Internasional

Dikecam Banyak Pihak, Erdogan: Hagia Sophia Kedaulatan Turki
apahabar.com

Internasional

Trump Ceritakan Kronologi Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com