Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok! Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah

Tempat Ibadah Umat Muslim Dibuka Kembali, MUI Batola Beri Catatan Khusus

- Apahabar.com Rabu, 3 Juni 2020 - 17:10 WIB

Tempat Ibadah Umat Muslim Dibuka Kembali, MUI Batola Beri Catatan Khusus

Sembari salat zuhur, juga dilakukan simulasi salat berjemaah di Masjid Miftahul Khair Desa Jejangkit Pasar pasca imbauan MUI untuk mengaktiftkan kembali tempat ibadah. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terhitung sejak 3 Juni 2020, semua tempat ibadah umat Muslim di Barito Kuala dapat beraktivitas seperti biasa. Namun masih terdapat sejumlah catatan yang mesti diperhatikan.

Pengaktifan kembali tempat ibadah tersebut dimuat dalam surat edaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Batola, tentang imbauan peribadatan di tengah pandemi Covid-19, Rabu (03/06).

“Imbauan ini dibuat berdasarkan surat edaran Menteri Agama, fatwa MUI Pusat, maklumat Dewan Pimpinan MUI dan surat Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia,” papar KH Iswaldi, Ketua MUI Batola.

“Juga digunakan pertimbangan bahwa sudah cukup lama warga diimbau beribadah di rumah, ditambah begitu besar keinginan umat kembali beraktivitas di tempat ibadah,” sambungnya.

Seiring imbauan tersebut, semua pengurus masjid di Batola dipersilakan kembali melakukan salat Jumat. Demikian pula langgar atau musala untuk salat-salat berjemaah lain.

Bahkan tidak cuma salat berjemaah. Pelaksanaan majelis taklim yang sempat terhenti selama pandemi, juga dapat kembali digelar.

Kendati sudah diperbolehkan, pelaksanaan semua aktivitas keagamaan itu tetap harus melaksanakan protokol kesehatan.

“Sebelum aktivitas dipulihkan, pengurus mesjid harus terlebih dahulu mengajukan surat keterangan bahwa lingkungan tempat ibadah aman dari Covid-19,” tegas Iswaldi.

“Surat tersebut diajukan kepada gugus tugas kecamatan maupun kabupaten, sesuai dengan tingkatan rumah ibadah,” imbuhnya.

Imbauan MUI itu sendiri langsung disikapi sejumlah pengurus masjid. Di antaranya Masjid Miftahul Khair di Desa Jejangkit Pasar Kecamatan Jejangkit yang melakukan simulasi salat berjemaah.

“Sesuai imbauan MUI, protokol kesehatan yang disimulasikan adalah penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah kegiatan,” papar M Mujiburrahman, Camat Jejangkit.

“Kemudian jemaah wajib pakai masker, cuci tangan sebelum masuk masjid, pengukuran suhu tubuh maksimal 37,5 C, jarak saf minimal 1 meter, serta tidak bersalaman atau berpelukan setelah dan sebelum kegiatan,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Jemaah Salat Id di Masjid Jami Membeludak hingga Jalan Raya
apahabar.com

Habar

Posko Induk Sekumpul Tunjukkan Lokasi Penginapan Gratis di Google Map
apahabar.com

Habar

Syiar Islam dari Masjid Lautze
apahabar.com

Habar

Begini Tips Ajak Buah Hati Berpuasa
apahabar.com

Habar

Debu Masuk Mulut, Apakah Membatalkan Puasa?
apahabar.com

Habar

NU dan Muhamamdiyah Upayakan Percepatan Pembayaran Zakat
apahabar.com

Habar

Bulan Maulid Tiba, Simak 5 Poin yang Harus Ditaati Warga Tabalong untuk Merayakannya
apahabar.com

Habar

Mengapa Orang Nusantara Banyak Masuk Islam? Simak Penjelasan 3 Teori Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com