Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama

Terkendala Peralatan, Ulangan Semester di Batola Semi Online

- Apahabar.com Kamis, 11 Juni 2020 - 18:12 WIB

Terkendala Peralatan, Ulangan Semester di Batola Semi Online

Belum semua siswa didukung peralatan dan jaringan internet, ulangan semester di Barito Kuala tak sepenuhnya online. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Terkendala peralatan dan jaringan internet, belum semua SMP di Barito Kuala (Batola) menerapkan ulangan semester dua.

Pandemi Covid-19 memang telah banyak mengubah metode pendidikan, termasuk ulangan semester yang dimulai, Kamis (11/6).

“Sesuai edaran Mendikbud di tengah pandemi, sekolah dilarang mengumpulkan siswa, sekalipun pelaksanaan ujian semester,” papar Bahrian, Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Batola.

“Untuk menggantikan tatap muka, semua sekolah dapat melakukan ulangan semester dengan sistem online,” tambahnya.

Kendati demikian, belum semua SMP di Batola menerapkan sistem online untuk penilaian kenaikan kelas.

“Masalah utama adalah peralatan yang belum dimiliki semua siswa, serta ketersediaan jaringan internet,” urai Bahrian.

“Solusinya untuk sekolah yang belum memiliki fasilitas pendukung, soal diantarkan kepada masing-masing siswa. Sedangkan sekolah yang mampu tetap menggunakan sistem sesuai ketentuan,” imbuhnya.

Kendati semua soal dikerjakan di rumah, hasil ulangan semester tetap dihitung sebagai penilaian kenaikan.

“Teknis pelaksanaan seperti ujian open book dan hasil pekerjaan tetap dinilai untuk kenaikan kelas,” jelas Bahrian.

“Ujian ini sendiri dirancang untuk mendorong aktivitas belajar, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh,” tambahnya.

Hampir sebagian besar sekolah di Marabahan menerapkan ujian semester online. Tetapi tidak sedikit pula sekolah yang memilih mengantarkan soal ke rumah siswa.

“Guru yang ditugasi mengantarkan soal, mengingat jaringan internet di daerah kami belum begitu bagus,” papar Wawan Setiawan, Kepala Sekolah SMPN 8 Tamban.

“Pun belum semua siswa memiliki handphone yang mendukung. Kebetulan siswa kami tidak banyak, sehingga lebih baik soal langsung diantar,” tandasnya.

Selanjutnya pembagian rapor dijadwalkan 26 Juni 2020, diikuti libur semester genap sejak 29 Juni hingga 11 Juli 2020.

Direncanakan siswa masuk kembali dalam tahun ajaran baru yang dimulai 13 Juli 2020.

Namun demikian, keputusan mengaktifkan lagi sekolah tersebut tergantung situasi penyebaran Covid-19.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaff - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bulan Depan, Bekas Barak Rusia di Banjarbaru Siap Digunakan
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Hektar Lahan Kembali Terbakar di Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Razia Ditiadakan Sementara, Masyarakat Jangan Terbuai
apahabar.com

Kalsel

Korban Tenggelam di Sungai Baru Ditemukan Tewas
apahabar.com

Kalsel

Optimis Rebut Hati Masyarakat, Ariffin Haramkan Black Campaign di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Debat Terakhir, Intip Strategi Denny Indrayana-Difriadi Darjat vs Sahbirin-Muhidin Tangani Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Meriahkan Hari Guru di Tanbu, apahabar.com Gelar Lomba Menulis Opini
apahabar.com

Kalsel

Tiba di Kalsel, Wamen PUPR Ingin Serap Aspirasi untuk Program ke Depan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com