Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Termakan Hoaks, Ratusan Warga di Banjarmasin Tolak Tes Corona

- Apahabar.com Senin, 15 Juni 2020 - 20:19 WIB

Termakan Hoaks, Ratusan Warga di Banjarmasin Tolak Tes Corona

Ratusan warga di Banjarmasin menolak untuk dites swab lantaran terpengaruh hoaks tentang tes Covid-19. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Penolakan terhadap tes Covid-19 rupanya juga terjadi di Banjarmasin. Jumlahnya bahkan mencapai ratusan orang.

Sepanjang pekan kemarin, Dinas Kesehatan Banjarmasin menargetkan melakukan uji swab terhadap 750 warga.

Alih-alih terkumpul semua, dari pantauan media ini yang datang hanya 530 warga.

“Mereka yang mau kami rapid test ini adalah yang reaktif hasil rapid test, dan tracking puskesmas,” ujar Kepala Dinkes Banjarmasin Machli Riyadi kepada apahabar.com, Senin (15/6).

Lantas ke mana 220 warga yang tak melakukan swab? Mereka dipastikan menolak untuk datang.

Mereka, kata Machli, diduga kuat terhasut isu maupun informasi tidak benar atau hoaks yang beredar begitu cepat di masyarakat tentang tes Covid-19.

“Itu yang menjadi kendala kita, sehingga mereka terpengaruh dan tidak mau divonis positif Covid-19. Stigma ini yang memengaruhi orang tak swab test,” ujar Machli.

Selain itu, Machli menerangkan alasannya lainnya karena sebagian mereka merasa tak memiliki gejala Covid-19.

“Padahal warga ini merupakan pasien terkonfirmasi positif virus Corona yang menjalani karantina mandiri,” jelasnya.

Namun pasien tersebut hampir menghabiskan masa inkubasi terpanjang Covid-19 selama 14 hari.

“Dia sudah menjalani 10 hari, lalu tersisa 4 hari lalu tidak perlu swab test,” ucapnya.

Meski beralasan, Machli tetap meminta 220 warga itu untuk melakukan swab test di Puskesmas daerah tempatnya tinggal.

Sebab jika tak diswab, kuatirnya mereka memicu sumber penularan atau kluster baru di Banjarmasin.

Apalagi jika berstatus orang tanpa gejala (OTG) yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pada Selasa dan Kamis, kami anjurkan mereka swab dan tidak boleh keluar rumah kalau mereka memilih untuk isolasi mandiri,” pungkasnya.

Dipastikan Hoaks

Sebelumnya, beredar anjuran untuk warga menolak tes Covid-19 dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Edaran tersebut terlihat resmi di mana bagian atasnya terdapat kop surat lengkap dengan logo MUI.

Hingga akhirnya salah satu akun di Twiter menanyakan kebenaran informasi tersebut dengan melaporkan tangkapan layar surat ‘Seruan Siaga 1″ itu.

Isi surat meminta seluruh MUI provinsi, kabupaten, dan kota untuk berhati-hati dan waspada jika terdapat rapid test Covid-19.

Alasannya, rapid test tersebut merupakan modus operasi PKI (Partai Komunis Indonesia) kepada para tokoh agama Islam.

Masih menurut surat tersebut, seperti dilansir Kompas.com, jika rapid test dilaksanakan maka hasilnya akan positif sehingga perlu dikarantina.

Dalam proses pemulihannya, dikatakan akan disuntik menggunakan racun agar yang bersangkutan meninggal dunia.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Zaitun Rasmin menegaskan MUI tidak pernah mengeluarkan surat imbauan penolakan rapid test tersebut hoaks

“Itu jelas hoaks,” kata Zaitun, akhir bulan kemarin, dilansir Kompas.com.

MUI, kata dia, tidak mungkin menolak tes terkait Covid-19 karena pelaksanaan tes telah sesuai dengan ilmu pengetahuan.

Selama pandemi, MUI diketahui telah menerbitkan delapan fatwa terkait wabah.

Fatwa dari mengurus jenazah korban hingga mengenai salat Idulfitri 1441 H.

Oleh karenanya, masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Diharapkan masyarakat tidak mudah percaya dengan info atau isu atau berita-berita bombastis dan sensasional,” kata Zaitun.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ssstttt…. Belasan Pedagang Tanbu Geruduk Kantor Camat di Kotabaru, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Cara Jemaah Haji HST Peringati HUT RI ke-74 di Tanah Suci
apahabar.com

Kalsel

Libur Lebaran, Duta Mall Banjarmasin Terpantau Normal
apahabar.com

Kalsel

Bupati Wahid Jamin Penanganan Covid-19 di HSU Berjalan Maksimal
apahabar.com

Kalsel

Cinta Segitiga, Pria di Banjarmasin Diculik dan Disekap hingga Babak Belur
apahabar.com

Kalsel

Momen HUT ke-2, Srikandi Kadin Tanah Bumbu Gelar Gowes Bareng
apahabar.com

Kalsel

Kreatif, Damkar Banjar Buat Disinfektan Sendiri Antisipasi Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Distribusi Air Normal, PDAM HST Pun Kebanjiran Pelanggan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com