Blak-blakan Walhi Soal Biang Kerok Banjir Kalsel BREAKING NEWS: Usai Pasukan Katak, Giliran Paskhas Mendarat di Kalsel Meletus! Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer Edan! 2 Pria Pembawa Sabu 11 Kg Tertangkap di Duta Mall Licin, Bos Travelindo Terduga Penipu Jemaah DPO Sejak Tahun Lalu

Tingkatkan Produktifitas Panen Padi, Pemkab Banjar Salurkan Sarana Pertanian

- Apahabar.com Minggu, 14 Juni 2020 - 17:22 WIB

Tingkatkan Produktifitas Panen Padi, Pemkab Banjar Salurkan Sarana Pertanian

Bupati Banjar H Khalilurrahman menyerahkan bantuan sarana produksi pengembangan budidaya padi rawa (Saprodi) kepada sejumlah kelompok tani, di halaman Mahligai Sultan Adam Martapura, Jumat (12/6). Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Sebagai upaya meningkatkan produktifitas hasil panen padi, Pemkab Banjar menyalurkan bantuan sarana produksi pengembangan budidaya padi rawa (Saprodi) kepada sejumlah kelompok tani.

Penyerahan dilakukan Bupati Banjar, KH Khalilurrahman didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Banjar, HM Fachry, di halaman Mahligai Sultan Adam Martapura, belum lama tadi.

“Bantuan sarana produksi yang diberikan kepada petani berupa benih unggul sebanyak 50 kilogram, dolomit 100 kilogram, pupuk NPK 50 kilogram, pupuk hayati cair 3 liter, pupuk hayati padat 15 kilogram, dan herbisida 3 liter,” ujar Kadis TPH Banjar, HM Fachry.

Per-item Bantuan tersebut lanjut Fachry, cukup untuk lahan satu hektare. Ia menyebut, tujuan kegiatan pengembangan budidaya padi rawa untuk peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman padi.

“Bantuan disalurkan untuk kelompok tani dari 7 kecamatan di Kabupaten Banjar, di antaranya Kelompok Tani Subur Makmur Kecamatan Martapura Kota, Kelompok Tani Karya Tani dari Kecamatan Sungai Tabuk,” katanya.

Sementara Bupati Banjar berharap bantuan sarana produksi dari pemerintah tersebut agar tidak disia-siakan dan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Semoga dengan adanya bantuan sarana produksi ini dapat memacu semangat dan memotivasi petani di Kabupaten Banjar untuk melaksanakan intensifikasi dan meningkatkan indeks pertanaman, dengan bertanam padi dua kali dalam setahun,” harap Bupati Khalilurrahman.

Guru Khalil, sapaan akrabnya, mengingatkan sebagian besar tanaman para tani sedang memasuki masa pertumbuhan vegetatif. Oleh karena itu, Bupati Banjar mengingatkan penyuluh pertanian lapangan agar mewaspadai adanya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

“Seperti serangan hama tikus, wereng hijau yang menyebabkan penyakit tungro, penyakit bias dan lain sebagainya, dengan melakukan pengamatan dini sehingga apabila terjadi serangan bisa segera dikendalikan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi pekerja pejuang sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat dan menjaga produktivitas, meski di tengan pandemi Covid-19.

“Saya menitip pesan agar tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 dalam melaksanakan usaha tani, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan serta menjaga kebersihan agar tetap sehat, sehingga bisa terus melaksanakan aktivitas usaha tani,” pungkas Bupati Banjar.

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kabupaten Banjar

Dana BST Rp 600 Ribu Kembali Disalurkan di Martapura
DPRD

Kabupaten Banjar

Sekda Banjar Apresiasi DPRD Ketok Raperda Usulan Eksekutif
Hujan

Kabupaten Banjar

Hujan Deras Tumbangkan Tembok dan Sejumlah Pohon di Martapura
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Hari Bhayangkara, Bupati Banjar Menyimak Amanat Presiden Jokowi
Apahabar.com

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Dalam Waktu Dekat Raperda Perubahan APBD 2020 Disahkan
apahabar.com

Kabupaten Banjar

Rawan Tertular Covid-19, Belasan Jurnalis Kabupaten Banjar Dites Swab
KOTAKU

Kabupaten Banjar

Lanjutkan Program KOTAKU, Kementerian PUPR Tanam Pohon di Dua Lokasi Martapura
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com