Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Tragis, Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton 7 Meter

- Apahabar.com Senin, 15 Juni 2020 - 14:29 WIB

Tragis, Siswa SMP Tewas Dililit Ular Piton 7 Meter

Ular yang melilit siswa SMP hingga tewas. Foto-Dok. Istimewa

apahabar.com, KENDARI – Seorang remaja bernama Alfian (16) di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) meregang nyawa setelah dililit ular piton sepanjang 7 meter.

Kejadian tragis itu terjadi di Gunung Kahar, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Bombana.

Dari keterangan saksi-saksi seperti dikutip dari Radar Bogor, saat itu korban bersama 4 rekannya, Andi Robin, Segal, Aldi dan Sahrul menyusuri Gunung Kahar, Kasipute, pada Minggu (14/6) sekira pukul 11.00 Wita.

Keinginan mereka untuk mencari air terjun di pegunungan namun mendadak buyar. Seekor ular piton besar di tempat itu langsung menyerang.

Korban, yang berada di barisan paling depan hanya sempat memperdengarkan suaranya yang terakhir kali dengan rintihan.

Keempat teman korban yang berada hanya sekitar 10 meter menemukan korban sudah dalam keadaan lilitan piton. Lilitan piton menggulung erat tubuh pelajar SMP ini, sedang mulutnya menerkam kuat salah satu paha.

Rekan korban berupaya melawan keganasan piton. Ada yang menarik ekor hingga memukul kepala ular dengan menggunakan batu.

Upaya ini berhasil melepaskan gigitan piton dari paha korban Alfian. Namun, serangan balik dilancarkan piton dengan menggigit dua penolong yang lain. Lilitan ular pun semakin erat meremukkan tubuh Alfian.

Rekan korban kemudian berinisiatif meminta bantuan warga yang berjarak kurang lebih tiga kilo meter dari lokasi kejadian.

Sayang, saat warga setempat sampai di lokasi, korban sudah tidak bernyawa. Warga pun menemukan ular piton tersebut sudah berada di pinggir sungai. Warga kemudian membunuh ular tersebut.

Kapolsek Rumbia, Iptu Muhammad Nur Sultan yang dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan korban bersama rekannya mencari air terjun dengan mengikuti alur sungai.

“Di sana itu tidak ada permandian. Mungkin alur sungai saja dia ikuti. Menurut keterangannya dia ada dua orang digigit ular. Satu ini waktu mau menolong,” ujar Iptu Nur, Senin (15/6).

Kejadian ini merupakan pertama kali. Warga, kata Iptu Nur, tidak pernah melihat ular sebelumnya.

“Baru pertama ini kejadian, sebelumnya tidak pernah warga melihat ular. Ini kan mereka susuri air sungai, ceritanya mau cari asalnya aliran sungai, siapa tahu ada air terjun tapi dalam perjalanan dililit ular,” tandasnya.(Rbg/Dtk)

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Demi Siram Toilet, Pelajar di Flores Rela Pikul Air 5 Km
apahabar.com

Nasional

Saat Tunjuk Najmul Akhyar jadi Sekjen, Apkasi Salurkan Bantuan Bencana Rp3,1 M
apahabar.com

Nasional

Hujan Abu Tipis Guyur 2 Desa di Sekitar Gunung Merapi
apahabar.com

Nasional

LIVE STREAMING: Presiden Jokowi Umumkan Ibu Kota Baru
apahabar.com

Hukum

Ungkap Pembunuhan Editor Metro TV, Polisi Terjunkan Anjing Pelacak
apahabar.com

Nasional

Hari Raya Idul Fitri 1440 H Jatuh 5 Juni 2019
apahabar.com

Nasional

Tak Peduli Covid-19, Kerumunan Sabung Ayam Digrebek
apahabar.com

Nasional

BI: Nasabah Jangan Khawatir Gangguan Sistem Bank Mandiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com