Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Trik Pelaku UMKM Kalsel Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

- Apahabar.com Sabtu, 6 Juni 2020 - 16:14 WIB

Trik Pelaku UMKM Kalsel Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi Covid-19

Pelaku UMKM Kalsel, Muhammad Hidayattollah H Muhni Arma saat menunjukkan jenis dagangannya. Foto- Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan (Kalsel) harus memutar otak di tengah Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

Bahkan, tak sedikit para pengusaha pemula memilih untuk gulung tikar.

Kondisi itu dirasakan langsung pebisnis muda asal Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, Muhammad Hidayattollah H Muhni Arma.

Di mana sebelumnya, Dayat, sapaan akrab Muhammad Hidayattollah, memiliki tiga usaha sekaligus.

Sayang, satu per satu merugi di tengah hantaman virus mematikan asal Wuhan China tersebut.

“Kemarin membuka usaha cuci sepatu, nasi goreng, dan pakasam mendunia,” ucap Muhammad Hidayattollah H.Muhni Arma kepada apahabar.com, Sabtu (6/6) siang.

Saat ini, hanya tersisa satu dari tiga usaha tersebut. Yakni Pakasam Mendunia.

“Insya Allah kalau sudah normal dari virus Corona, kita akan buka kembali,” cetusnya.

Pada awal April-Mei kemarin, kata dia, bisnis cuci sepatu masih beroperasi.

Namun omzet menurun drastis. Mengingat, masyarakat memilih mencuci sepatu di rumah saja.

“Memasuki PSBB Jilid II, kami terpaksa menutup toko dan hanya beraktifitas di rumah saja. Di mana kita memberlakukan free untuk antar-jemput. Sampai kita sudah sangat down dan memilih untuk tutup sampai Kalsel benar-benar normal dari wabah virus Corona,” bebernya.

Dalam kondisi ini, sambung dia, pengusaha harus dituntut lebih produktif.

Dengan cara memanfaatkan sosial media sebijaksana mungkin.

“Terlebih dengan hastag di rumah saja tersebut. Lalu bagaimana caranya agar pelaku usaha mampu mencari jalan keluar, salah satunya menjadikan sosial media sebagai peran utama dalam melakukan promosi.”

“Ini perlu keuletan dan keseriusan khusus dalam menjalankan bisnis. Kita dituntut bersyukur dan tetap bertahan dengan memanfaatkan sosial media sebagai alat promosi,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jelang Pelantikan Jokowi-Ma’ruf, Rupiah Kembali Menguat
apahabar.com

Ekbis

Ojol Rusia Muncul, Menhub: Makin Banyak Makin Baik
apahabar.com

Ekbis

Imbas Banjir Jabodetabek, Sejumlah KA Terlambat
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Stabil, Investor Cermati Covid-19 dan Pilpres AS
Premi

Ekbis

Imbas Pandemi Covid-19, Pendapatan Premi Asuransi Umum Turun 7 Persen
apahabar.com

Ekbis

Melonjak Lagi, Harga Emas Antam Tembus Rekor Baru
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok di Bawah 20 Dolar per Barel
apahabar.com

Ekbis

Tarif Listrik di Indonesia Terbilang Murah, Ini Faktanya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com