Heboh Buronan Kalsel Kabur ke Hutan Samboja, Ternyata Rampok Tanah Laut Lari ke Kaltim, Terduga Buronan Kalsel Jadi Buruan di Hutan Samboja! Hasil PSU di Kabupaten Banjar; BirinMu Menang Besar, Ini Rinciannya Harga Minyak Terdongkrak Ramalan Kenaikan Permintaan DITANGKAP! Terduga Pembunuh Sopir Truk PT BKB di Tapin Kalsel

Tunda RUU HIP, Pemerintah Diapresiasi Ormas Islam dan PPP

- Apahabar.com Rabu, 17 Juni 2020 - 16:33 WIB

Tunda RUU HIP, Pemerintah Diapresiasi Ormas Islam dan PPP

Perwakilan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin di rumah dinas wapres Jakarta, malam tadi. Foto-Asdep KIP Setwapres via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pemerintah pusat mendapat apresisasi dari sejumlah organisasi islam dan partai politik karena menunda pembahasan rancangan undang-undang haluan ideologi pancasila (RUU HIP).

Apresiasi pertama disampaikan oleh pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah.

Apresiasi disampaikan saat menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD di rumah dinas Wapres di Jakarta, malam tadi.

“Kami, mewakili MUI, memberikan apresiasi yang tinggi tentang kearifan pemerintah tentang ditundanya RUU HIP itu. Hal ini memang menimbulkan kegelisahan yang bukan main,” kata salah satu Ketua MUI Basri Bermanda.

Basri mengatakan MUI juga meminta ormas-ormas Islam lain untuk terus mengawal dan berdialog dengan DPR RI agar draf RUU HIP tersebut bisa dicabut dari program legislasi nasional (Prolegnas).

“Nanti dengan DPR juga kita akan berdialog untuk mendorong DPR agar mencabut RUU ini, karena tadi dijelaskan bahwa ini RUU inisiatif DPR,” tambahnya.

Senada dengan MUI, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga mengapresiasi sikap pemerintah dalam rencana pembahasan RUU HIP.
Mu’ti juga menambahkan agar pemerintah menyampaikan surat resmi kepada DPR yang menegaskan penolakan pembahasan RUU HIP tersebut.

“Akan sangat baik kalau jawaban pemerintah disampaikan secara tertulis kepada DPR, sehingga bisa memberikan kepastian kepada masyarakat,” katanya.

Mu’ti juga meminta kepada warga Muhammadiyah untuk tetap tenang dalam menanggapi polemik RUU HIP, sehingga fokus penanggulangan pandemi Covid-19 dapat optimal dilakukan.

“Kepada warga Muhammadiyah untuk tetap bersikap tenang dan menanggapi persoalan ini secara cerdas jernih untuk kepentingan kita terfokus untuk mengatasi persoalan pandemi pandemi ini,“ katanya.

Terakhir, Sekretaris Jenderal PBNU Helmi Faishal mengatakan RUU HIP hanya akan menimbulkan penafsiran dan analisis politis membuat adanya pertentangan ideologi di kalangan umat.

“Dengan simpang siurnya terhadap penafsiran RUU HIP, yang melahirkan analisa-analisa politik, dalam pandangan kami ini berpotensi lahirnya pertentangan antar-ideologi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Helmi meminta kepada semua pihak, baik DPR dan kelompok masyarakat, untuk mendukung pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19, serta menuntaskan persoalan ekonomi dan kemiskinan di dalam negeri.

Sementara, Sekretaris Jenderal DPP PPP Arsul Sani ikut mengapresiasi sikap pemerintah yang meminta DPR untuk menunda pembahasan RUU HIP setelah banyak kritikan masyarakat terkait materi RUU tersebut.

“PPP mengapresiasi sikap Pemerintah untuk menunda pembahasan RUU HIP setelah banyak dari materi atau substansi dari RUU tersebut mendapat penolakan atau kritik dari masyarakat,” kata Arsul, Rabu (17/6).

Menurut dia, sikap pemerintah tersebut membuktikan bahwa pemerintah mendengarkan masukan berbagai elemen masyarakat sipil terutama ormas keagamaan yang mengkritisi RUU HIP. (Ant)

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Uploader - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mengintip Teknologi Pemandulan Nyamuk, Solusi Batan Tekan DBD

Nasional

Haru! Keinginan Sapri Pantun Lihat Istri Melahirkan Tak Tercapai
apahabar.com

Nasional

Isu Reshuffel, Pengamat: Mardani H Maming Cocok Jadi Menteri
Pascabanjir

Nasional

Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan
apahabar.com

Nasional

Kabar Ruang Hasto Akan Disegel KPK, Djarot Belum Bisa Komentar Banyak
apahabar.com

Nasional

Sudah 20 Napi Ditangkap, 93 Masih Boron      
CVR Sriwijaya

Nasional

Hingga Hari ke-10 Memori CVR Sriwijaya Air Belum Ditemukan
apahabar.com

Nasional

Ratusan Warga Dirawat Usai Santap Makanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com