Kemenpora Cetak 5 Ribu Pengusaha Muda, Hipmi Siap Berkolaborasi Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19 Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising




Home Kalsel

Selasa, 2 Juni 2020 - 15:52 WIB

Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan

Muhammad Robby - Apahabar.com

Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Nico Afinta turun langsung mengawal proses olah tempat kejadian perkara (TKP) penyerangan terduga teroris AR di Polsek Daha Selatan. Foto-Bidang Humas Polda Kalsel for apahabar.com via detik.com

Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Nico Afinta turun langsung mengawal proses olah tempat kejadian perkara (TKP) penyerangan terduga teroris AR di Polsek Daha Selatan. Foto-Bidang Humas Polda Kalsel for apahabar.com via detik.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Dua dari tiga petugas jaga berhasil lolos dari penyerangan brutal di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Daha Selatan, Senin (1/6) dini hari kemarin.

Dia adalah Kepala Unit Intelijen Polsek Daha Selatan, Brigadir Djoman Sahat Manik Raja. Brigadir Djoman Sahat Manik Raja sebelumnya dilaporkan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjen Hasan Basry, Kandangan.

“Sudah diperbolehkan pulang pada kemarin. Dia hanya menjalani rawat jalan,” ucap Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochammad Rifai kepada apahabar.com, Selasa (2/6) siang.

Baca juga :  H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19

Menurut Rifai, Brigadir Djoman Sahat Manik Raja hanya mengalami luka ringan saja. Namun, ia enggan menyebutkan yang bersangkutan mengalami luka di bagian mana.

“Luka ringan saja. Tak perlu disebutkanlah terluka di bagian mana,” tegas polisi berpangkat melati tiga tersebut.

Brigadir Djoman Sahat Manik Raja, kata Rifai, akan diganjar penghargaan oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz.

“Korban yang selamat akan diberi penghargaan oleh Kapolri,” sebut Rifai.

Saat ditanya hasil autopsi jenazah Brigadir Leo Nardo Latupapua, Rifai mengakui masih menunggu hasil dari rumah sakit.

Baca juga :  Bentengi Kampung dari Virus Corona, Polsek Kelumpang Utara Bangun Portal di Perbatasan

Begitu pula untuk motif kasus penyerangan tersebut.

“Kita dan kawan-kawan di lapangan masih melakukan penyelidikan. Mohon tunggu,” pungkasnya.

Selain Brigadir Sahat Manik, ada nama Bripda M Azmi. Saat penyerangan berlangsung, keduanya tengah berjaga bersama Brigadir Leo Nardo Latupapua, Kepala SPKT III Polsek Daha Selatan.

Nahas, Leo meregang nyawa akibat serangan brutal pelaku yang diduga simpatisan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), organisasi yang dicap teroris. Pangkat Leo dinaikkan satu tingkat, dan diberi gelar anumerta oleh Kapolri Jenderal Idham Azis.

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ringankan Beban Korban Kebakaran di Alalak Selatan, Pelajar NU Serahkan Dana Rp9,6 Juta
apahabar.com

Kalsel

Geger! Tas Hitam Diduga Berisi Bom Ada di Tiang ‘Lampu Merah’
apahabar.com

Kalsel

Puncak Haul Guru Sekumpul, Pelancong Wisata Pasar Terapung Banjarmasin Menurun
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Nolong Teman, Pemuda Hanyut di Sungai Tapin
apahabar.com

Kalsel

Penetapan Kursi Anggota DPRD HST dan Banjarmasin Terancam Ditunda
apahabar.com

Kalsel

ASN Wajib ke Ibu Kota Baru, Menpan-RB: Tak Mau, Silakan Mundur
apahabar.com

Kalsel

Ini Uniknya Tradisi Sembelih Hewan Kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Usai Umumkan UMP, Disnakertrans Kalsel Sosialisasikan UMSK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com