Begal Sadis di Gunung Kayangan Ditembak Sebelum Beraksi di Bali Temui Pacar, Begal Sadis di Gunung Kayangan Pelaihari Ditembak Petugas Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos

Usai Ahmad Yani, Bersih-Bersih Bando Reklame Sasar 4 Tempat

- Apahabar.com Selasa, 30 Juni 2020 - 20:48 WIB

Usai Ahmad Yani, Bersih-Bersih Bando Reklame Sasar 4 Tempat

Aksi bersih-bersih bando reklame bakalan berlanjut di sejumlah tempat di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Aksi bersih-bersih bando reklame bakalan berlanjut.

Usai membereskan 10 bando di Jalan Ahmad Yani, Satpol PP Banjarmasin bakal menyasar empat lokasi.

Data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), terdapat 4 reklame tak berizin di sana.

Lokasi keempat bando ini di jalan S Parman dan Sutoyo S, masing masing ukuran 5×10 meter.

Kemudian di jalan Pangeran Samudera dan Hasan Basri, keduanya 6×12 meter.

Karenanya, Plt Kepala Satpol PP Banjarmasin Fathurrahim memastikan pembongkaran dilakukan sesuai prosedur berlaku.

“Pasti akan sampai ke sana tapi bertahaplah, kita beritahu dulu pengusaha advertising ini sebelum melakukan penertiban,” ujarnya dihubungi apahabar.com, Selasa (30/6).

Pria yang merangkap staf ahli wali kota itu juga berharap para pengusaha advertising menertibkan sendiri reklame mereka sebelum Satpol PP turun tangan.

Imbauan tersebut agar mengurangi rasa kesalahpahaman seperti pembongkaran reklame yang dilakukan Satpol PP pada Jumat (19/6) lalu.

Buntut dari pembongkaran kala itu pengusaha mengkalim dirugikan Rp8,9 miliar rupiah, dan melaporkan Ichwan Noor Chalik, Plt Kasat Pol PP sebelumnya.

“Cobalah kalau sudah selesai masa izinnya diturunkanlah. Jangan sampai kita nanti berhadapan dan masalah lagi,” tegasnya.

Satpol PP, kata dia, hanya bertugas menegakkan peraturan daerah (Perda). Reklame dianggap melanggar Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20 tahun 2010.

“Kalau mau berkoordinasi silakan datang kepada kami karena kami hanya menjalankan kewajiban saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, papan reklame berbentuk bando sisa pembongkaran di Jalan Ahmad Yani, Kota Banjarmasin dibiarkan begitu saja.

Fathurrahim berdalih sisa reklame yang masih bergantungan hanya terikat sebuah tali itu dibiarkan untuk kepentingan penyelidikan polisi.

Dari pantauan apahabar.com, sebagian rangka reklame depan kantor Radio Republik Indonesia (RRI) nyaris runtuh. Papan besi itu hanya ditopang seutas tali supaya tak jatuh.

Papan reklame itu ada di atas jalan raya yang selalu padat dilintasi kendaraan. Bukan tak mungkin kerusakan billboard mengancam keselamatan pengendara yang melintas di bawahnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pembatasan Palangka Raya Ditolak, Ibnu Sina Bicara Peluang PSBB Banjarmasin
Imbas Covid-19, Penumpang Maskapai Anjlok

Kalsel

Imbas Covid-19, Penumpang Maskapai Anjlok
apahabar.com

Kalsel

Jembatan Alalak 1 Ditutup 2 Tahun
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Warga Hadiri Maulid Bersama Tuan Guru Bajang di Batulicin
apahabar.com

Kalsel

Ramalan Cuaca Kalsel Hari Ini, Begini Laporan BMKG
apahabar.com

Kalsel

Menteri Puan Resmi Buka Puncak Perayaan Harganas Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Japan Festival Fuyuzakura Dijamin tidak Mengganggu Pelajaran
apahabar.com

Kalsel

Tanpa Internet, Bagaimana Nasib Siswa di Pinggiran Banjarmasin Saat Pandemi?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com