Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Politik

Senin, 29 Juni 2020 - 20:09 WIB

Usung Haris-Yuni, Golkar Kalsel Punya Alasan Tak Pilih Ananda

Reporter: Rizal Khalqi - Apahabar.com

Petinggi Golkar Kalsel memaparkan alasan pihaknya memilih Abdul Haris Makkie berpasangan dengan H Yuni Abdi Nur Sulaiman untuk Pilwali Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

Petinggi Golkar Kalsel memaparkan alasan pihaknya memilih Abdul Haris Makkie berpasangan dengan H Yuni Abdi Nur Sulaiman untuk Pilwali Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Abdul Haris Makkie dan H Yuni Abdi Nur Sulaiman bakal jadi jago Golkar untuk maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Banjarmasin.

Lantas bagaimana dengan Hj Ananda?

Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kalimantan Selatan H Supian HK membuka alasan pihaknya tidak menyandingkan politisi perempuan yang pernah memegang amanah sebagai Ketua DPRD Banjarmasin itu untuk mendamping Haris Makkie.

“Dari awal, untuk Walikota Banjarmasin dukungan Golkar tunggal untuk Haris Makkie. Sementara bakal wakil ada dua, Hj Ananda dan H Yuni Abdi Nur Sulaiman,” terang Supian HK, Senin (29/6).

Baca juga :  Duh, Kotabaru Daerah Paling Rawan Pemilu di Kalsel

Kedua bakal pendamping Haris Makkie ini diberi surat tugas untuk mencari dukungan partai lain. Golkar yang hanya punya 6 kursi di DPRD Kota Banjarmasin, tentu harus berkoalisi dengan partai lain untuk melengkapi syarat pencalonan yakni 9 kursi di parlemen.

“Ternyata yang banyak mendapat dukungan H Yuni. Sementara Ananda sampai saat ini belum ada (dukungan parpol). Akhirnya kami mengirim usulan ke DPP duat Haris Makkie dan H Yuni Abdi Nur Sulaiman,” tekan Supian HK.

Baca juga :  Duh, Kotabaru Daerah Paling Rawan Pemilu di Kalsel

Ditambahkan Ketua Tim Pemenangan DPD Golkar Kalsel, Puar Junaidi. Ia membantah jika ada unsur suka atau tidak suka dalam penetapan calon wakil pendamping Haris Makkie.

Puar memaparkan, ada banyak indikator pertimbangan setiap calon yang akan jadi usulan kepala daerah. Dari rapat dengan badan kehormatan hingga pakar Bapilu partai. “Itu tidak memberikan jaminan, karena masih ada faktor penentu lainnya, termasuk segi kemampuan finansial dan usia,” katanya.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Usai Jadi Cawabup, Berry Mantap di Pilbup HST 2020
apahabar.com

Politik

Diuji untuk Pilwali Banjarmasin, Ibnu Sina Menanti Keputusan Demokrat
apahabar.com

Politik

Maju di Pilkada Banjarbaru, Nadjmi-Jaya Melamar ke PDI-P
apahabar.com

Politik

Di Swiss, Jokowi-Ma’ruf Ungguli Prabowo-Sandi
apahabar.com

Politik

Alasan Demokrat Lirik Martinus sebagai Bakal Cawagub Kalsel
apahabar.com

Politik

Terkait Cawabup, Ini Kesepakatan Bupati HST dengan Tiga Parpol Pengusung
apahabar.com

Politik

TKN Tanggapi Tagar #SandiwaraUno di Twitter
apahabar.com

Politik

Amankan Suara Kalsel, Pengamat: Putra Daerah Perlu Jadi Menteri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com