Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Verfak Pilkada Banjar, Ini Fungsi Formulir BA 5-KWK

- Apahabar.com Jumat, 26 Juni 2020 - 17:58 WIB

Verfak Pilkada Banjar, Ini Fungsi Formulir BA 5-KWK

Komisioner KPU Banjar, M Zain. Foto-apahabar.com/Hendra.

apahabar.com, MARTAPURA – Pilkada serentak 2020 sudah di depan mata. Tahapan verifikasi faktual (Verfak) dukungan bakal calon perseorangan pun sudah dimulai.

“Tahapan verfak ini jajaran kami di PPS (Panitia Pemungut Suara) akan memverifikasi dukungan secara sensus atau door to door kepada masyarakat,” ujar Komisioner KPU Banjar, M Zain belum lama tadi.

Ia menjelaskan, bagi masyarakat yang merasa tidak ada mendukung bakal pasangan calon, harus mengisi formulir pernyataan tidak mendukung.

“Jadi bila ternyata ada masyarakat merasa tidak mendukung, sementara dalam berkas dukungan yang bersangkutan tercatat mendukung, maka dipersilakan untuk mengisi formulir BA5 KWK yang sudah disediakan petugas,” papar Zain.

Zain menambahkan, untuk mengisi formulir pernyataan tidak mendukung atau BA 5-KWK, itu adalah pilihan pribadi masing-masing.

“Artinya tidak ada paksaan. Jika ia mengaku tidak mendukung namun tidak mau mengisi formulir BA 5-KWK berarti dia dianggap mendukung,” imbuh Zain.

Sesuai PKPU nomor 5 tahun 2020, tahapan verfak dimulai 24 Juni hingga 12 Juli mendatang.

Sebelumnya Ketua Bawaslu Kabupaten Banjar, Fajeri Tamzidillah mengimbau masyarakat agar jujur dalam memberikan keterangan ketiga didatangi petugas verifikasi faktual.

“Masyarakat diharapkan jujur, apabila benar mendukung ya katakan dengan jujur, apabila tidak silakan isi formulir pernyataan,” ujar Fajeri kepada apahabar.com, Kamis (25/6).

Untuk dimaklum, verifikasi faktual dilakukan untuk membuktikan dukungan terhadap bakal pasangan calon perseorangan..

Berdasarkan Keputusan KPU Nomor 82 tahun 2020, prosedur pembuktian bersifat sensus, yang artinya satu persatu pendukung harus didatangi dan dilakukan verifikasi dukungan.

Verifikasi yang dimaksud adalah kecocokan kebenaran nama, alamat pendukung dan dukungannya kepada bakal pasangan calon perseorangan dengan disertai dokumen identitas kependudukan asli.

Karena dalam kondisi pandemi Covid-19, proses verifikasi dilaksanakan dengan protokol penanganan Covid-19, dengan mengutamakan prinsip kesehatan dan keselamatan penyelenggara, peserta, pemilih, dan seluruh pihak terlibat.

Pilkada 2020 di Kabupaten Banjar terdapat tiga pasangan bakal calon perseorangan, yaitu pasangan Andin Sofyanoor-HM Syarif Busthomi (Guru Oton), M Yunani-M Suriani Shiddiq, dan Mada Teruna-Ferryansyah.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Hendra Lianor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Hari Ini Ribuan WNI di Selandia Baru Nyoblos
apahabar.com

Politik

Hj Ananda Kunjungi Pengrajin Kain Sasirangan, Begini Harapan Mereka
apahabar.com

Politik

Caleg Datangi Makam, Berdoa Menang Pileg
apahabar.com

Politik

Politisi Muslim Mulai Eksis di Amerika
apahabar.com

Politik

11 Agustus, PDIP Kembali Umumkan 75 Calon Kepala Daerah
apahabar.com

Politik

Dugaan Kampanye Terselubung Politisi PAN Tanbu Dinilai Langgar Kode Etik Dewan
apahabar.com

Politik

Mengenal Sosok Guru Fadhlan: Sepupu Guru Sekumpul yang Maju di Pilkada Banjar 2020
apahabar.com

Politik

Pilkada Saat Pandemi di Mata Cuncung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com