BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Vicon dengan KPK, Sukamta Keluhkan Sistem Bank di Tala Lambat

- Apahabar.com Minggu, 21 Juni 2020 - 17:31 WIB

Vicon dengan KPK, Sukamta Keluhkan Sistem Bank di Tala Lambat

Bupati Tanah Laut, Sukamta bersama Jajaran SKPD saat mengikuti video conference pencegahan korupsi di Sektor Perbankan yang dilaksanakan oleh KPK Wilayah VIII, di Lounge Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut, Kamis (18/6). Foto-Humas Tala

apahabar.com, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut, Sukamta mengeluhkan terkait salah satu bank di daerah ini sering terlambat dan terjadi penghitungan yang kurang dalam menyalurkan bunga deposito ke kas daerah.

Sehingga karena hal tersebut menurut Sukamta, sering menimbulkan dugaan-dugaan yang tidak baik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

“Akibat hal tersebut kami pemerintah daerah mendapat peringatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sehingga memunculkan dugaan-dugaan yang tidak baik,” keluh Sukamta saat mengikuti Video Conference Pencegahan Korupsi di Sektor Perbankan yang dilaksanakan oleh KPK Wilayah VIII, di Lounge Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut, Kamis (18/6).

“Kami ingin perhitungannya harus tepat sesuai perjanjian dan jangan sampai ada keterlambatan dalam menyalurkan ke rekening kas daerah,” imbuhnya.

Selain itu, Sukamta menyampaikan bahwa dari tujuh modus kejahatan korupsi oleh perbankan yang telah dipaparkan oleh Kepala Satuan Tugas Pencegahan Wilayah VIII, dirinya menegaskan bahwa hal tersebut tidak terjadi di Tanah Laut.

“Kami menjamin bahwa tujuh kejahatan tersebut tidak ada satupun yang terjadi di Tanah Laut baik dari fee asuransi, fee kredit, fee bunga dan modus lainnya,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut KPK melalui Kepala Satuan Tugas Pencegahan Wilayah VIII Dian Patria memaparkan secara gamblang 7 modus kejahatan korupsi yang menurut pengalamannya dilakukan perbankan salah satunya yakni permainan fee asuransi.

Berkaca dari modus yang telah disampaikan, pihaknya ingin agar pihak-pihak terkait dapat bersama-sama berkolaborasi memperkuat sistem serta meningkatkan pengawasan perbankan atas laporan kesehatan bank terkait guna memperkecil potensi korupsi dan manipulasi keuangan.

“Seribu orang lebih yang sudah kami penjarakan akibat Tindak Pidana Korupsi, tentunya tindak kejahatan ini harus kita dorong ke arah yang lebih positif dengan sosialisasi hingga tindakan represif dengan harapan agar tipikor dan manipulasi keuangan pada perbankan tidak berkelanjutan,” paparnya.

Tak hanya paparan dari Dian Patria, lebih lanjut kegiatan tersebut juga diisi sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kepala (OJK) Regional IX Kalimantan, Direktur Utama Bank Kalsel, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan serta beberapa Bupati dan Wali Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Editor: Aprianoor

Editor: Reporter: Ahc14 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Warga Tala Diminta Gunakan BLT-DD Sesuai Kebutuhan
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Dukung Industri Kecil Menengah, Sukamta Launching “Karomah”
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Objek Wisata di Tala Boleh Buka, Syaratnya…
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Sukamta Minta Satker Segera Lakukan Kegiatan di Awal Tahun

Kab. Tanah Laut

5 Jemaah Tabligh Diisolasi di Tala, Bupati: Tunggu Hasil Swab
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

“Rumah Dataku” Jadi Basis Data di Tanah Laut
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Capaian Sensus Penduduk 2020 Online Tala Lampaui Target
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Di Desa Kayu Abang, Sukamta Ingatkan Pentingnya Tugas Kepala Desa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com