Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Nasional

Senin, 29 Juni 2020 - 15:15 WIB

Viral, Kasatreskrim Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibu Kandung Gegara Motor

Redaksi - Apahabar.com

Viral sebuah video di Facebook dan YouTube yang memperlihatkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono menolak laporan seorang anak asal Lombok Tengah berinisial M (40) ingin memenjarakan ibu kandungnya, K (60). Foto: Youtube

Viral sebuah video di Facebook dan YouTube yang memperlihatkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono menolak laporan seorang anak asal Lombok Tengah berinisial M (40) ingin memenjarakan ibu kandungnya, K (60). Foto: Youtube

apahabar.com, LOMBOK TENGAH – Beredar video viral di Facebook dan Youtube yang memperlihatkan Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono menolak laporan seorang anak asal Lombok Tengah M (40) yang ingin memenjarakan ibu kandungnya, K (60).

M hendak melaporkan ibu kandungnya karena masalah sepeda motor.

Dalam video berdurasi 14 menit itu tampak M duduk bersama Priyo dan anggota polisi lainnya.

Priyo menasihati dan memberikan pengertian kepada M bahwa keberadaan seorang ibu tidak ada duanya di muka bumi.

Priyo juga mengingatkan kepada M, jika hanya soal motor, maka harga diri M hanya sebatas kendaraan tersebut.

“Mohon maaf, Bos, kalau Anda mengejar motor itu sampai anda berselisih karena motor itu, harga diri anda sebatas motor itu,” ucap Priyo seperti dikutip dari Kompas.com.

Dalam video tersebut dengan tegas Priyo menolak laporan M. M disarankan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.

Dikonfirmasi, Priyo menjelaskan kejadian tersebut

Baca juga :  Mensesneg: Reshuffle Tidak Relevan Lagi Bila Kabinet Bekerja Bagus

“Iyaa, saya enggak mau nerima, saya menyarankan untuk dirundingkan keluarga,” kata Priyo melalui pesan singkat masih dikutip dari Kompas.com.

Priyo menjelaskan, perseteruan antara anak dan ibu tersebut bermula dari harta warisan peninggalan ayah M yang dijual seharga Rp 200 juta.

Sang ibu mendapatkan bagian Rp 15 juta yang kemudian dipakai membeli motor.

Namun, karena sang ibu menaruh motornya di rumah keluarga, sehingga dianggap menggelapkan.

“Si anak (pelapor) menjual tanah bapaknya Rp 200 juta, ibu nya dikasih Rp 15 juta, kemudian belilah motor ibunya. Kemudian motor itu dia pakai sama saudaranya, si anak keberatan,” kata Priyo.

Ketua Lombok Tengah Maju (LTM) Apresiasi Sikap Kasatreskrim

Viral video Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Priyo Suhartono menolak laporan seorang anak mempolisikan ibu kandungannya mendapatkan respons positif dari berbagai kalangan.

Ketua Lombok Tengah Maju (LTM), Nasrullah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kasatreskrim Lombok Tengah karena menolak laporan dari seorang anak yang ingin memenjarakan ibu kandungnya sendiri.

Baca juga :  Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL di Stasiun Bogor Kembali Mengular

“Saya nilai sikap yang dilakukan Kasatreskrim itu adalah sikap yang tepat dan mulia, karena bagaimana pun seorang ibu adalah surga bagi anak-anaknya maka sangat tidak baik untuk memenjarakan ibu kandung sendiri,” ujarnya dikutip dari Metrontb.com, Senin (29/6),

Menurutnya, sikap Kasatreskrim Lombok Tengah patut apresiasi. Ini adalah sikap yang mulia dan langka. Tidak semua laporan ditelan mentah-mentah dalam kasus ini perlu yang namanya musyawarah dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Terlebih lagi ini adalah ibu kandung sendiri yang wajib kita hormati dan wajib kita jaga bahkan sampai akhir hidup kita sebagai seorang anak. Karena itu kami mendukung Kasatreskrim Polres Lombok Tengah untuk lebih mengedepankan asas kekeluargaan,” katanya.(Kps/Mlt)

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sempat Dibatalkan MA, Presiden Naikkan Kembali Iuran BPJS
apahabar.com

Nasional

PNS Kementerian PU Ditemukan Tewas Dicor
apahabar.com

Nasional

Pengamat: Jokowi Bisa Tolak Pembahasan Revisi UU KPK
apahabar.com

Nasional

Jelang Haul Guru Sekumpul, Jalur Alternatif Sungai Bamban Mulai Padat
apahabar.com

Nasional

Rawan Karhutla, BNPB Kerahkan Ribuan Personel ke Kalsel
apahabar.com

Nasional

Diduga Bunuh Diri, Anggota Polisi Tewas Luka Tembak di Kepala
apahabar.com

Nasional

Kapolda Sumut: Tersangka Bom Medan Sempat Latihan di Tanah Karo
apahabar.com

Nasional

Jubir Pemerintah: Makin Banyak Kasus Positif Covid-19 dari OTG
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com