Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Waktu Mandi Dapat Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi

- Apahabar.com Minggu, 7 Juni 2020 - 05:45 WIB

Waktu Mandi Dapat Pengaruhi Tumbuh Kembang Bayi

Ilustrasi kegiatan mandi bayi. Foto-Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Kegiatan memandikan bayi atau anak ternyata memiliki pengaruh yang besar terhadap tumbuh kembang, salah satunya adalah menstimulasi sensori pada anak.

dr. Bernie Endyarni Medise, SpA (K), MPH mengatakan saat proses mandi biasanya terjadi interaksi antara orang tua dan anak. Di sinilah, anak khususnya bayi mendapat stimulasi untuk kelima panca inderanya.

“Pada saat mandi kan enggak mungkin ibunya cuma diem aja, pasti ngomong dong. Anaknya mendengar itu dan itu namanya stimulasi auditori, terus dia lihat kita, itu menstimulasi visualnya,” ujar dr. Bernie dalam Johnson’s Expert Class virtual, Sabtu (6/6).

“Terus saat memandikan kan kita mengusap-usap, itu namanya stimulasi rangsang, kita pegang tangannya dia, mengelap dengan handuk. Terus sabun dengan wangi-wangi bayi akan merangsangnya untuk mencium,” lanjutnya.

Menurut dr. Bernie, stimulasi tidak bisa diberikan secara terpisah dan mandi merupakan salah satu kegiatan yang bisa merangsang sensori-nya sekaligus.

“Saat mandi itu menjadi sesuatu yang sangat menyenangkan. Ada skin to skin contact dan itu manfaatnya banyak sekali untuk perkembangan anak, sudah ada penelitiannya,” jelas dr. Bernie.

dr. Bernie juga menyebut beberapa manfaat dari rutinitas mandi dalam menstimulasi anak seperti meningkatkan berat badan, menenangkan, membentuk kemampuan komunikasi serta memperbaiki kuantitas dan kualitas tidur bayi.

“Dengan diajak ngobrol sambil mandi, ia akan mengerti bahasa wajah ibunya, body language, bukan cuma bayi yang belajar tapi orang tua juga jadi mengerti arti tangisan anak,” kata dr. Bernie.

dr. Bernie melanjutkan, “Biasanya bayi akan lebih nyenyak tidurnya, waktu jatuh tidur lebih cepat dan waktu tidur lebih lama. Bangun lebih segar karena kualitas tidurnya baik.”(Ant)

Editor: Aprianoor

Editor: Uploader - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Wow, Baru Berumur 21 Tahun, Wanita Ini Jadi Orang Kaya Termuda di Dunia
apahabar.com

Gaya

Miss Universe 2018, Misi Sonia Mengembalikan Indonesia Top 15
apahabar.com

Gaya

Tanah Gambut Dapat Mempercantik Kulit
apahabar.com

Gaya

Tokocrypto Luncurkan Aplikasi Mobile untuk Android
apahabar.com

Gaya

Penerus CB yang Melegenda, Honda CB-F Concept
apahabar.com

Gaya

Wow! Mobil Urban Listrik UMM Pecahkan Rekor Asia
apahabar.com

Gaya

Harga Sepeda Brompton ‘Selangit, Kenali Kelebihannya
apahabar.com

Gaya

Berumur Satu Abad, Ternyata Begini Sejarah Kampung Pangambangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com