BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Warga Banjarmasin Bandel Taati Protokol Kesehatan, Saatnya Disanksi

- Apahabar.com Minggu, 21 Juni 2020 - 13:49 WIB

Warga Banjarmasin Bandel Taati Protokol Kesehatan, Saatnya Disanksi

Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan sosialisasi pentingnya menerapkan protokol kesehatan di kawasan wisata. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Lonjakan kasus terinfeksi virus Corona di Kota Banjarmasin terus bertambah setiap harinya.

Tingkah laku masyarakat yang bandel taati protokol kesehatan jadi alasan utama.

Kondisi ini seperti terlihat di kawasan wisata Siring Piere Tendean dan O Kilometer pada Minggu (21/6).

Warga terpantau tidak mengenakan masker dan berkumpul dalam jumlah banyak, lalu mengindahkan jaga jarak.

Melihat begitu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Banjarmasin Machli Riyadi mengaku geram dengan tingkah laku itu.

Dinas Kesehatan (Dinkes) beserta TNI dan Polri yang terjun langsung mensosialisasikan protokol kesehatan dianggap tidak berpengaruh kepada perilaku mereka.

“Jadi sudah ada saatnya kita menegakan sanksi kepada masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan ini,” ujar Machli yang juga menjabat Kepala Dinkes ini.

Machli menerangkan sanksi sosial bagi masyarakat yang bandel dalam menerapkan protokol kesehatan ini dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan.

Pemberian sanksi diserahkan kepada anggota TNI dan Polri ketika menemukan warga yang tak taat.

“Ini saya kira bisa bermanfaat untuk memberikan efek jera kepada warga,” ucapnya.

Machli makin geram melihat balita tak mengenakan masker saat ikut orangtuanya ke luar rumah.

Dia menilai masyarakat merasa meanggap kasus virus Corona adalah hal kecil dengan kondisi sekarang.

Padahal saat ini, ia bersama tim masih berusaha keras mengantisipasi adanya gelombang kedua kasus terkonfirmasi virus Corona di Banjarmasin.

Dia menambahkan, jika masyarakat banyak tak memahami pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, maka bukan tak mungkin kekhawatiran itu jadi kenyataan.

“Ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama,” tandasnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter : Bahaudin Qusairi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Cerita Sekda Said Akhmad Pernah Terima Gaji Rp 60 ribu hingga Nyambi jadi Sopir
apahabar.com

Kalsel

Bantah Prostitusi Online Marak, Pemkot Banjarmasin: Kami Belum Temukan
apahabar.com

Kalsel

Cerita Relawan di Banjarmasin yang Takut Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Warga Kuin Cerucuk Banjarmasin Dibuat Geger, Mayat Berbusana Minim Ditemukan Mengapung
apahabar.com

Kalsel

Aduh! Portal Jembatan Alalak II Ditabrak Lagi, Pelaku dalam Pengejaran
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Perlu Galakkan Kehutanan Kemasyarakatan

Kalsel

Bikin Geram! 2 Pembunuh di Buncit Indah Saling Lempar Pengakuan
apahabar.com

Kalsel

Fraksi PDIP Belum Respon Keinginan Saut Nathan Samosir 
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com