ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Kalsel

Sabtu, 4 Juli 2020 - 15:43 WIB

100 KK di Banjarmasin Dapat Program Rehab Rumah Senilai Puluhan Juta

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Ilustrasi. Foto-Istimewa

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar gembira saat pandemi Covid-19 di Banjarmasin. 100 Kepala Keluarga (KK) akan segera mendapatkan bantuan program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Seratus rumah penerima bantuan itu dinyatakan lolos verifikasi, dan dianggap memenuhi syarat dan kriteria untuk mendapatkan bantuan dari program tersebut pada tahun ini.

“Awal rencana 200 buah rumah yang akan diperbaiki, tapi karena ada pemangkasan anggaran untuk Covid-19 dikurangi menjadi 150 buah rumah. Setelah dilakukan verifikasi, hanya ada 100 buah yang memenuhi syarat tersebar pada 5 kecamatan di Banjarmasin,” ungkap Aep Ruhya, Kabid Bantuan Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Kemiskinan Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin.

Baca juga :  Penjual Rujak Keliling Ditemukam Tewas Mengambang

Aep menerangkan, syarat warga yang berhak menerima bantuan ini cukup banyak.

Diantaranya fakir miskin, diusulkan atau sudah masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), status tanah milik pribadi dan tidak bermasalah, serta tidak berada di jalur hijau.

“Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, antara lain rumahnya tidak layak huni, atau kondisi sudah bangunannya membahayakan penghuninya,” tambahnya.

Adapun bentuk bantuan yang diterima yaitu uang sebesar Rp 20.000.000 per-KK. Uang ini akan ditransfer ke rekening masing-masing.

Dana tersebut bisa digunakan untuk memperbaiki rumah bagian Atap Lantai Dinding (Aladin), secara swadaya masyarakat.

Baca juga :  Sosialisasikan Perwali, Bhabinkamtibmas Basirih Selatan Rangkul Babinsa dan Seklur

“Dari Rp 20.000.000 itu, 10 % persen untuk upah tukang, dan sisanya untuk membeli bahan-bahan,” ucapnya.

Program ini ditargetkan sudah bisa dijalankan pada Agustus nanti, dengan jangka waktu pengerjaan selama 20 hari. Bagi penerima yang lansia dan penyandang disabilitas akan dibantu oleh Potensi dan Sumber Daya Kesejahteraan Sosial – PSKS.

“Pada dasarnya semua akan kita dampingi. Mulai dari pengambilan uang di Bank, sampai perbaikan rumahnya. Terutama bagi mereka yang lansia dan difabel,” pungkasnya.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasca-Didemo, DPRD Langsung Panggil Disnakertrans Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Rizki Bocah Tanpa Anus Harapkan Uluran Tangan Dermawan
apahabar.com

Kalsel

Pedang Pora Tanda Akhir Pengabdian AKBP Najamuddin Bustari di Kepolisian
apahabar.com

Kalsel

Ngumpul Perdana, Kompasianer Banua Rencanakan Tulis Buku
apahabar.com

Kalsel

P2TP2A Pulihkan Psikis Korban Budak Seks di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Kisah Jembatan Ringkap dan Tarif Tol di Sungai Martapura Banjarmasin

Kalsel

Heboh ‘Mobil Goyang’ di Tala, Pelaku Berstatus Mahasiswi
apahabar.com

Kalsel

Akhir 2019, Ada Ruang Baca di Taman Kamboja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com