ga('send', 'pageview');
Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia Tragedi Ledakan Berantai di Beirut: Puluhan Tewas, Ribuan Luka-Luka, Satu WNI Isu Save Meratus Mencuat, Konsesi PT MCM Masih Ada di HST Nih, Hasil Swab Wali Kota Banjarmasin Usai Bertemu Nadjmi Adhani




Home Kalsel

Minggu, 5 Juli 2020 - 17:44 WIB

13 SMP Negeri di Banjarmasin Kekurangan Siswa, Ini Solusinya

Reporter: Bahaudin Qusairi - apahabar.com

Ilustrasi PPDB. Foto-Antara

Ilustrasi PPDB. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri di Banjarmasin sudah berakhir. Berdasarkan catatan dinas pendidikan, dari 35 SMP Negeri, 13 sekolah kekurangan siswa untuk tahun ajaran 2020-2021.

Sekolah yang kekurangan siswa, SMPN 10, 13, 14, 16, 17, 18, 20, 21, 22, 25, 28, 29, dan 32.

“Sejumlah SMP Negeri masih kekurangan siswa. karena pendaftar tidak memenuhi kuota,” ujar Kepala Disdik Banjarmasin Totok Agus Darmanto.

Lalu bagaimana dengan sekolah yang kekurangan siswa?

Totok mengungkapkan pihak sekolah tidak dilarang jika ingin kembali menerima siswa baru saat dimulainya tahun ajaran baru. Mengingat ada 10.662 siswa lulusan SD/MI yang berpeluang mendaftar di sekolah-sekolah negeri di Banjarmasin.

Baca juga :  Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, Polisi Blusukan ke Pasar Galuh Cempaka

“Jika masih ada yang mengakses tidak dilarang, karena sekolah negeri ada untuk melayani masyarakat,” tambahnya.

Mengenai proses daftar ulang, Totok menegaskan tetap diakses melalui aplikasi, dan tidak diperkenankan datang ke sekolah untuk menghindari kerumunan massa.

Totok memastikan, bahwa tahun ajaran baru yang dimulai pada 13 Juli 2020 nanti akan tetap dilaksanakan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Mengingat penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, tidak memungkinkan untuk diselenggarakan secara tatap muka. “Masih secara PJJ, nanti ada surat edaran barunya,” ucap Totok.

Baca juga :  Satlantas Polres Banjar Temukan Motor Fajri Setelah 5 Tahun Hilang

Ia mengatakan selama pelaksanaan PPDB berlangsung, ada 7.397 pendaftar, dari jumlah kuota yang disediakan sebanyak 7.114 untuk 35 SMPN di Banjarmasin.

Rinciannya, PPDB Online jalur prestasi ada 494 siswa yang lulus, jalur afirmasi sebanyak 1.016 dan zonasi sebanyak 4.558. Sehingga total hasil PPDB Online berjumlah 6.068.

Sebelumnya PPDB online dibagi dalam dua jalur, yakni jalur prestrasi dan Afirmasi atau pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang diselenggarakan pada 22 Juni hingga 24 Juni 2020.

Kemudian dilanjutkan dengan PPDB online jalur zonasi yang diselenggarakan sejak 29 Juni sampai 4 Juli 2020.

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Masa Uji Coba, Penumpang BRT Banjarbakula Gratis
Merasa Risih, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Tegur Pejabat Samsat Marabahan Saat Rapat

Kalsel

Merasa Risih, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Tegur Pejabat Samsat Marabahan Saat Rapat
apahabar.com

Kalsel

Rental Perlengkapan Bayi Diminati Saat Libur Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Upaya Hujan Buatan di Kalsel Masih Terkendala
apahabar.com

Kalsel

Pantai Gedambaan Kotabaru Kembali Dibuka, Pengunjung Wajib Begini
apahabar.com

Kalsel

Diciduk di Pembatuan, PSK Ngaku Sekali ‘Sodok’ Rp 200 Ribu
apahabar.com

Kalsel

Kawal BLT di Tiap Kecamatan, Bhabinkamtibmas Polres HST Pastikan Penyaluran Berjalan Aman
apahabar.com

Kalsel

Tim SAR Brimob Kalsel Bantu Aktivitas Harian Korban Banjir di Tanbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com