Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru

2 Pasien Terakhir Sembuh, Anjir Muara Zona Hijau

- Apahabar.com Jumat, 24 Juli 2020 - 19:15 WIB

2 Pasien Terakhir Sembuh, Anjir Muara Zona Hijau

12 pasien Covid-19 dari Anjir Muara sudah berhasil sembuh dan membuat kecamatan ini kembali menjadi zona hijau. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Seiring kesembuhan 2 pasien, Jumat (24/7), Anjir Muara sementara kembali ke zona hijau dalam penyebaran Covid-19 di Barito Kuala (Batola).

Pasien tersebut berhasil disembuhkan selama dirawat di SKB Batola. Mereka adalah pasien perempuan Btl-257 (28 tahun) dan laki-laki Btl-310 (26 tahun).

Btl-257 dinyatakan positif sejak 27 Juni 2020 dan menjadi pasien Covid-19 pertama dari Anjir Muara.

Sementara perawatan Btl-310 cukup singkat, karena pasien ini dikonfirmasi positif sejak 13 Juli 2020.

“Dengan demikian, 12 pasien positif yang ditemukan di Anjir Muara sudah sembuh semuanya dan dinyatakan menjadi zona hijau kembali bersama Kecamatan Bakumpai,” papar dr Azizah Sri Widari, juru bicara Satgas Covid-19 Batola.

Ada pun 2 pasien dari Anjir Muara ini melengkapi total 19 warga Batola yang baru sembuh.

Alalak menyumbangkan 7 pasien dengan rincian 4 perempuan dan 3 laki-laki yang ditangani Satgas Covid Kecamatan Alalak dan Puskesmas Semangat Dalam.

Pasien wanita yang sudah sembuh adalah Btl-249 (38 tahun), Btl-251 (61 tahun), Btl-253 (30 tahun), dan Btl-276 (28 tahun).

Kemudian pasien laki-laki Btl-147 (3 tahun), Btl-263 (34 tahun) dan Btl-324 (34 tahun).

Sementara dari SKB Batola, juga disembuhkan 3 pasien wanita yang beralamat di Mekarsari.

Mereka adalah Btl-230 (80 tahun), Btl-306 (19 tahun), dan Btl-319 (49 tahun).

Selanjutnya terdapat 3 pasien laki-laki dari Tamban yang sembuh dalam perawatan SKB, yakni Btl-308 (44 tahun), Btl-311 (55 tahun), dan Btl-313 (47 tahun).

Kemudian terdapat 2 pasien lagi yang disembuhkan di SKB, semuanya dari Marabahan.

Mereka adalah pasien perempuan Btl-238 (16 tahun) dan seorang laki-laki Btl-245 (46 tahun).

Melengkapi 19 pasien yang baru sembuh adalah 2 pasien dari Cerbon dan Barambai masing-masing Btl-303 (60 tahun) dan Btl-236 (18 tahun).

“Total jumlah pasien sembuh sudah sebanyak 236 orang dari 376 kasus. Tersisa 134 pasien yang dirawat dengan 105 orang di antaranya masih menjalani isolasi mandiri,” beber Azizah.

Dari 134 pasien, 3 merupakan kasus baru. Ironisnya 2 di antara kasus baru itu ditemukan di Tabunganen dan membuat kecamatan ini kembali menjadi zona merah, setelah kurang lebih dua pekan berada di zona hijau.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Reporter: Bastian Alkaf - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalsel

Awali 2021, Covid-19 di Tanbu Bertambah 25 dan Sembuh 10 Orang
Puluhan Warga Tolak Kawasan Kayu Tangi Jadi Lokasi Karantina

Kalsel

Puluhan Warga Tolak Kawasan Kayu Tangi Jadi Lokasi Karantina
apahabar.com

Kalsel

Detik-detik Proklamasi di Bandara Syamsuddin Noor
apahabar.com

Kalsel

Menuju New Normal, DPRD Banjar Minta Masjid yang Pertama Dilonggarkan
apahabar.com

Kalsel

Naik Ratusan Ribu, Ibnu Sina Jamin Kesejahteraan Guru Honorer Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

20 Finalis Presenter Lomba TV Antara Berlaga
apahabar.com

Kalsel

Nasib RZ, Sopir Truk di Kotabaru Pasca-Tewaskan Satu Keluarga
apahabar.com

Kalsel

Kalteng Putra Tambah Derita Barito
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com