Tuntutannya Dicuekin, PLN Kalsel-Teng Dilaporkan ke Disnaker! Kronologi Hilangnya Raysa, Gadis Kelua Tabalong yang Viral di Media Sosial Eks Sekretaris Baramarta Buka-bukaan: Nama Ajudan Eks Bupati hingga Oknum DPRD Terseret Kasus Oknum TNI Tembak Warga di Tanah Bumbu Masuk Babak Baru Sopir PT BKB Ditemukan Tewas di Tapin, Diduga Korban Pembunuhan

7 Daerah di Kalsel Zona Merah, Sampel Tes Usap Dikirim ke Andalas

- Apahabar.com Jumat, 17 Juli 2020 - 15:01 WIB

7 Daerah di Kalsel Zona Merah, Sampel Tes Usap Dikirim ke Andalas

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kalimantan Selatan Muhammad Muslim. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 mengirim sebagian sampel tes usap ke laboratorium Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat.

“(Hari) Selasa kemarin kita kirim sampel ke Sumatera Barat, ke laboratorium Andalas. Dan dua hari kemudian (hasilnya) sudah keluar,” kata Jubir GTPP Covid-19 Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim, Jumat (17/7), di sela kunjungan Menkes Terawan.

Di sana, Muslim menyebut ada 1.100 sampel uji swab yang masuk daftar tunggu pemeriksaan laboratorium.

Untuk mengurai antrean, GTPP mengerahkan empat lokasi uji swab seperti di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) di Banjarbaru, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin, RSUD Ansari Saleh dan Litbangkes di Tanah Bumbu.

Teranyar, pihaknya juga menggandeng rumah sakit Pertamina di Tabalong untuk pengujian hasil tes usap.

Selain memaksimalkan kemampuan lab uji swab, GTPP juga berencana mengirim kembali sampel ke Laboratorium Universitas Andalas.

“Mudah-mudahan Senin depan sudah terurai,” kata Muslim.

Masyarakat diminta jangan kaget jika dalam waktu dekat data penderita Covid-19 di Kalsel akan meningkat drastis. Itu adalah upaya GTPP Covid-19 memasifkan upaya menekan angka penularan di Kalsel.

Sementara Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan mengatakan saat ini ada 7 dari 13 kabupaten dan kota yang masih dalam zona merah. Itu terlihat dari rasio indikator penularan yang masih tinggi di Kalsel.

“Jika dilihat dari peta zonasi GTPP tercatat 7 dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan masih zona merah atau berstatus risiko tinggi,” kata Rudy Resnawan.

Sementara angka kesembuhan di Kalsel dilaporkan terus meningkat, yakni 35 persen dari keseluruhan pasien yang terkonfirmasi Covid-19.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: Rizal khalqi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Inovasi Kodim 1008/Tanjung, Motor Babinsa Bisa Semprot Disinfektan
apahabar.com

Kalsel

Sukseskan World Cleanup Day Tabalong, 15 Desa di Kecamatan Banua Lawas Serentak Bersih-Bersih Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Pejuang Medis Batola Digoyang Isu Insentif Rp5 Juta

Kalsel

Hanya ‘Lampu Hijau’, Disdik Kalsel Belum Rekomendasikan Belajar Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Hendak Bayar Parkir, Pejabat Kemenkumham Kalsel Disiram Air Keras
Pasar Bauntung Baru

Kalsel

Kunjungi Pasar Bauntung Baru, DPRD Banjarbaru Minta Dibenahi
apahabar.com

Kalsel

Warga Diminta Irit Air, PDAM Bandarmasih Kuras Reservoir Lagi
Covid-19 Tanbu

Kalsel

Kabar Baik Covid-19 Tanbu: Sembuh 9 Orang, Positif Nihil
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com