Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

83 Ribu IKM Kalsel Didorong Ikut Program #BanggaBuatanIndonesia

- Apahabar.com Senin, 20 Juli 2020 - 17:29 WIB

83 Ribu IKM Kalsel Didorong Ikut Program #BanggaBuatanIndonesia

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni menunjukkan beberapa produk unggulan khas IKM Kalsel. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian mendorong pelaku usaha industri untuk bergabung dalam program Bangga Buatan Indonesia (BBI). Sedikitnya ada sekitar 83 ribu IKM (Industri kecil menengah) yang merasakan krisis akibat pandemi Covid-19.

“Prinsipnya program ini adalah untuk mempromosikan usaha mereka secara luas. Kemudian mempermudah konsumen mengetahui detail produk tersebut,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni kepada apahabar.com, Senin (20/7) siang.

Sebelumnya pada pertengahan Mei lalu, Presiden Joko Widodo meluncurkan program ini dalam membantu sektor industri dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Program ini ditujukan untuk memacu daya saing produksi secara digitalisasi, baik tingkat IKM maupun UKM (Usaha kecil menengah).

“Kami bekerja sama dengan kabupaten/kota menginventarisasi produk unggulan di tempat mereka yang bisa diusulkan masuk ke program ini,” ujarnya.

Disperin Kalsel siap mendampingi pelaku usaha dalam memasarkan produknya secara nasional. Mulai dari identifikasi hingga pendaftaran perizinan produk, misalnya seperti pencantuman kandungan gizi, sertifikat halal atau izin edar produk.

“Kalau bisa memenuhi itu dari sekarang, informasi tersebut bisa mendapat kepercayaan dari konsumen untuk membeli barang mereka,” beber dia.

Untuk memudahkan komunikasi dengan pelaku usaha, Disperin Kalsel memanfaatkan aplikasi ‘Simanis’ atau Sistem Informasi Pelatihan Industri. Program pelatihan secara online dinilainya dapat membantu mereka mendapatkan akses produksi lebih luas lagi.

“Karena kadang ada yang tidak punya hp atau sinyalnya sulit, jadi dinas di kabupaten/kota akan membantu mereka,” pungkas dia

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Dolar Tergelincir Saat Menanti Stimulus Washington
apahabar.com

Ekbis

Pemprov: Stok dan Harga Sembako Kaltim Aman sampai Lebaran Haji
apahabar.com

Ekbis

Black Friday, Diskon Gila-gilaan Toko Online
apahabar.com

Ekbis

Menguat di Awal Pekan, IHSG Tembus Level Psikologis 5.000
apahabar.com

Ekbis

Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Rp14.129 per Dolar AS
Kalsel

Ekbis

Komisi VII DPR: Pemerintah Perlu Tingkatkan Pengawasan Distribusi Elpiji 3 Kilogram
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Impor Baja Jadi Sumber Utama Depisit Neraca Perdagangan
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Minta Pemerintah Daerah dan BUMN Bantu UMKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com