Belum Tentu Dibekap Ibu Kandung, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

83 Ribu IKM Kalsel Didorong Ikut Program #BanggaBuatanIndonesia

- Apahabar.com Senin, 20 Juli 2020 - 17:29 WIB

83 Ribu IKM Kalsel Didorong Ikut Program #BanggaBuatanIndonesia

Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni menunjukkan beberapa produk unggulan khas IKM Kalsel. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Pemerintah Kalimantan Selatan melalui Dinas Perindustrian mendorong pelaku usaha industri untuk bergabung dalam program Bangga Buatan Indonesia (BBI). Sedikitnya ada sekitar 83 ribu IKM (Industri kecil menengah) yang merasakan krisis akibat pandemi Covid-19.

“Prinsipnya program ini adalah untuk mempromosikan usaha mereka secara luas. Kemudian mempermudah konsumen mengetahui detail produk tersebut,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian Kalsel, Mahyuni kepada apahabar.com, Senin (20/7) siang.

Sebelumnya pada pertengahan Mei lalu, Presiden Joko Widodo meluncurkan program ini dalam membantu sektor industri dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19. Program ini ditujukan untuk memacu daya saing produksi secara digitalisasi, baik tingkat IKM maupun UKM (Usaha kecil menengah).

“Kami bekerja sama dengan kabupaten/kota menginventarisasi produk unggulan di tempat mereka yang bisa diusulkan masuk ke program ini,” ujarnya.

Disperin Kalsel siap mendampingi pelaku usaha dalam memasarkan produknya secara nasional. Mulai dari identifikasi hingga pendaftaran perizinan produk, misalnya seperti pencantuman kandungan gizi, sertifikat halal atau izin edar produk.

“Kalau bisa memenuhi itu dari sekarang, informasi tersebut bisa mendapat kepercayaan dari konsumen untuk membeli barang mereka,” beber dia.

Untuk memudahkan komunikasi dengan pelaku usaha, Disperin Kalsel memanfaatkan aplikasi ‘Simanis’ atau Sistem Informasi Pelatihan Industri. Program pelatihan secara online dinilainya dapat membantu mereka mendapatkan akses produksi lebih luas lagi.

“Karena kadang ada yang tidak punya hp atau sinyalnya sulit, jadi dinas di kabupaten/kota akan membantu mereka,” pungkas dia

Editor: Syarif

Editor: Reporter: Musnita Sari - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Setoran Macet, Dewan Soroti Kinerja BPR di Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Siasat Disperindag Banjar Atasi Meroketnya Harga Si Melon
apahabar.com

Ekbis

Lion Air Batal Layani Penerbangan Bagi Penumpang, Apa Alasannya?
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Kembali Jatuh, Simak Penyebabnya
apahabar.com

Ekbis

Inflasi Awal Februari Meningkat, Ini Catatan BI
apahabar.com

Ekbis

Kemenpan RB Tinjau Mal Pelayanan Publik Barokah Kabupaten Banjar
apahabar.com

Ekbis

Wow, Ini Pendapatan Youtube dari Iklan Sepanjang 2019
apahabar.com

Ekbis

Hari UMKM Nasional, Telkomsel Kenalkan Layanan 99% Usahaku di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com