ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Nasional

Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:52 WIB

AJI Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Editor Metro TV

Redaksi - apahabar.com


Polisi saat evakuasi jenazah Yodi Prabowo. Foto-detikcom

Polisi saat evakuasi jenazah Yodi Prabowo. Foto-detikcom

apahabar.com, JAKARTA – Misteri tewasnya editor Metro TV Yodi Prabowo yang ditemukan di pinggir Tol JORR di Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan belum terungkap terang.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia pun mendesak polisi untuk mengusut tuntas kematian Yodi Prabowo.

“AJI mendesak polisi mengusut kematian Yodi Prabowo ini. Karena dia masih berstatus wartawan aktif,” kata Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan.

Abdul juga meminta polisi menyelidiki adakah kaitannya dengan karya jurnalistik yang dihasilkan Yodi. Jika ada, Abdul menilai bukan hanya melakukan tindak pidana tapi juga melanggar kebebasan pers.

“Kami berharap polisi juga melihat kaitan pekerjaannya dengan kasus pembunuhan ini. Misalnya, apakah ada karya jurnalistik korban yang kira-kira bisa menuntun pada ditemukannya motif dari kasus pidana ini,” katanya.

Baca juga :  Cara Satgas Covid-19 Antisipasi Klaster Baru Jelang Pembukaan Sekolah

“Jika pembunuhan ini ada kaitannya dengan pekerjaan atau karya jurnalistik korban, ini bukan hanya sebuah tindak pidana penghilangan nyawa, tapi juga serangan terhadap kebebasan pers,” lanjut Abdul.

Yodi ditemukan tewas sekitar pukul 11.00 WIB siang, Jumat (10/7). Saat ditemukan, jenazah korban dalam posisi tertelungkup. Yodi diketahui hilang kontak sejak 7 Juli 2020. Polisi menduga Yodi dibunuh.

“Dugaan awal seperti itu, namun kami selaku penyidik memastikan dulu apakah ini benar pembunuhan, tentunya kita harus cari pelakunya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Santosa kepada wartawan.

Baca juga :  Dapat Penghargaan dari Presiden, Fahri Hamzah Sebut Saatnya Pelihara Persatuan

Irwan mengatakan terdapat luka di tubuh korban. Korban diduga tewas ditusuk benda tajam.

“Ditemukan ada luka dari korban, di bagian dada, Yang kami lihat dari foto di lapangan (luka di) bagian dada atas di sebelah kiri, diduga ada hubungannya dengan satu bilah pisau,” ujar.

Polisi menyelidiki kasus ini. Polisi juga tengah memanggil beberapa teman kantor, keluarga, hingga teman dekat korban untuk diminta keterangan.

Direktur Utama MetroTV Don Bosco Selamun membenarkan bahwa korban adalah salah satu karyawannya. Don Bosco meminta polisi mengusut kematian korban.

“Kami minta pihak kepolisian mengusut tuntas,” kata Direktur Utama MetroTV Don Bosco Selamun. (dtk)

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mahfud Bantah Pemerintah Kecolongan Soal Bom Medan
apahabar.com

Nasional

Korban Tsunami Berdatangan di RSUD Bob Bazar
apahabar.com

Nasional

Wapres Tutup Rakornas Forkompimda, Gubernur Isran: Semoga Kaltim Jadi Bagian Indonesia Maju
apahabar.com

Nasional

Angin Kencang Bikin Pohon Bertumbangan di Badung
apahabar.com

Nasional

Transportasi Aceh Selatan-Subulussalam Lumpuh
apahabar.com

Nasional

Buru Eks Prajurit Penembak Polisi, Polres Tala Kerahkan Kekuatan Penuh
apahabar.com

Nasional

Anggota DPR RI Minta Kemhan Pertimbangkan Matang Pembelian Typhoon
apahabar.com

Nasional

Dilantik Hari Ini, Catat Janji Jokowi-Ma’ruf  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com