Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Alat PCR RS Palangka Raya Resmi Berfungsi, Intip Kapasitasnya

- Apahabar.com Rabu, 15 Juli 2020 - 12:34 WIB

Alat PCR RS Palangka Raya Resmi Berfungsi, Intip Kapasitasnya

Tak cuma swab, Gugus Tugas Covid-19 Palangka Raya juga gencar melakukan rapid test terhadap masyarakat. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Sejak 1 Juli lalu 2020, alat polymerase chain reaction (PCR) di RS Kota Palangka Raya sudah mulai berfungsi. Lantas, berapa kapasitas uji swab di RS itu?

Dari informasi dihimpun, setiap hari sebanyak 100 spesimen pasien terduga terpapar corona virus disease atau Covid-19 bisa diperiksa.

“Kemampuan ini masih bisa dioptimalkan tergantung perkembangan Covid-19,” kata Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya Murni, Rabu (15/7).

Tercatat hingga kini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan 218 spesimen, dan 25 orang terkonfirmasi positif virus corona.

Dengan adanya peralatan alat swab PCR yang dimiliki Kota Palangka Raya, diharapkan mampu mendeteksi virus corona sehingga pasien positif dapat ditangani secara medis.

Menurut Staf Ahli Pemkot Palangka Raya ini, Tim Gugus Tugas Covid-19 juga terus berupaya menekan angka penyebaran virus corona di wilayah Kota Palangka Raya.

Pihaknya juga gencar melakukan rapid test terhadap masyarakat. Dari target 10 lokasi, sudah 8 lokasi telah terlaksana. Sebanyak 138 orang ditemukan reakif dari 1.724 orang.

Dari delapan lokasi, hanya di rumah jabatan wali kota saja, yang tidak ditemukan reakif. Pemeriksaan rapid test dilakukan terhadap 14 staf.

Sedangkan tujuh lokasi lain yakni di kawasan rumah jabatan terhadap 10 pedagang asongan, dua orang reakif.

Di Pasar Kameloh, terhadap 125 orang, 7 orang reakif. Kemudian di Pasar seberapa PU Jalan S Parman terhadap 170 orang, 5 orang reaktif.

Jalan Kalimantan tahap pertama terhadap 292 warga, 11 orang reaktif. Sedangkan tahap kedua sebanyak 349 warga, 16 diantaranya reakif.

Sementara itu di Pasar Besar Komplek Pasar Lombok sebanyak 345 orang, 38 reaktif serta di Kompleks Pasar Martapura, sebanyak 419 orang, 59 reaktif.

Data terkini total kasus positif di Kota Palangka sebanyak 449 orang dan sembuh 301 orang.

Kemudian 109 orang masih menjalani perawatan dan meninggal dunia 39 orang.

Sedangkan orang dalam pemantauan (odp) sebanyak 67 orang dan pasien dalam pengawasan (pdp) 64 orang.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Reporter: AHC23 - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kabar Bahagia, Balita di Kalteng Sembuh Covid-19
apahabar.com

Kalteng

2 Desa di Kapuas Kalteng Raih Penghargaan Kementerian LHK
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Tinjau Kondisi Infrastruktur Sejumlah Kabupaten
apahabar.com

Kalteng

Daud Danda: Tongkang Penabrak Fender Jembatan Sudah Ditangani Polairud Polda Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Bejat! Seorang Pemuda di Barut Kalteng Cabuli Anak di Bawah Umur Berkali-kali
apahabar.com

Kalteng

Berbahaya, BPOM Palangka Raya Larang Kresek Hitam Bungkus Daging Kurban
apahabar.com

Kalteng

Prevalensi Stunting di Kalteng Masih Cukup tinggi.
apahabar.com

Kalteng

Mendagri Dorong Kalteng Bagi Sejuta Masker
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com